PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Narkotika semakin marak beredar di Provinsi Bengkulu, BNN Provinsi dalam beberapa minggu ini berhasil mengungkap transaksi narkotika jenis sabu seberat 500 gram di wilayah Rejang Lebong, pada Jumat pagi BNN Kota Bengkulu lagi-lagi melakukan penangkapan terhadap jaringan narkoba, kali ini bandar narkotika jaringan wilayah Medan Sumatera Utara.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak BNN Kota terhadap tersangka FS (29) 1 Hp samsung, 1 Timbangan Digital, Sepeda Motor Kawasaki Ninja, 1 bungkusan coklat yang berisi ganja 19 gram, 1 plastik bening sabu seberat 2.1 gram dan 1 bungkusan koran berisi ganja 3 gram.

Kepala BNN Kota Bengkulu Alexander S Soeki memberikan konfirmasi bahwa FS dijerat pasal berlapis.

“Pasal yang kita gunakan UU nomor 35 tahun 2009, pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1 dan pasal 111 ayat 1 dengan hukuman penjara diatas 5 tahun,” ujarnya.

Saat diwawacarai terkait penangkapan tersebut kepala BNN Kota AKBP Alexander Soeki mengungkapkan bahwa kronologi penangkapan FS berdasarkan informasi masyarakat.

“Pada hari Jumat 10 Agustus kita melakukan monitoring terhadap FS ini, informasi yang kita dapat bahwa dia adalah kurir dari seorang bandar berinisial TR di Medan. Kemudian malam pukul 22.00 kita mencegat FS ini di dermaga Pulau Baai kita geledah dan ditemukan barang bukti ganja dan sabu ini,” kata Kepala BNN Kota Bengkulu dengan tegas. [Yoma Zulkarnain]