PedomanBengkulu.com, Seluma – Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Front Peduli Seluma (FPS) menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Seluma, Jumat (31/08/2018).

Sebelum menyampaikan orasi, massa menggelar sholat taubat dilanjutkan Solat Hajat yang dipimpin oleh Sasriponi.
Ketua FPS, Sasriponi mengatakan, tujuan aksi tersebut adalah untuk mendukung kinerja Kepolisian Daerah Bengkulu beserta jajarannya, dalam rangka melakukan pemberantasan tindak pidana Korupsi di Kabupaten Seluma dan Propinsi Bengkulu.

“FPS akan melaksanakan Zikir dan Doa Bersama untuk Seluma Membangun,” kata dia.

Dalam penyampaian orasinya, massa menyindir terkait ditahannya ketua DPRD Seluma, Husni Thamrin. Sejak Tahun 2011, mantan Bupati Kabupaten Seluma,Murman Efendi tersandung dengan kasus multiyer, mantan Sekda Kabupaten Seluma Mulkan Tajudin masih menjadi buron Kejagung.

Mantan Ketua DPRD periode sebelumnya Zayirana Rait dan Anggota DPRD Kabupaten tersandung kasus korupsi. Saat ini, pada tanggal 29 Agustus 2018 Ketua DPRD Kabupaten seluma Husni Thamrin juga tersandung Kasus dugaan korupsi jalan Nanti Agung Dusun Baru.

Massa juga berharap, kepada Bupati, OPD dan anggota DPRD Kabupaten Seluma yang memangku jabatan agar bertaubat dan tidak melakukan korupsi, dan mengambil hikmah atas ditangkapnya Husni Thamrin untuk menjadi pelajaran di masa datang.

“Kami harapkan Kabupaten Seluma Bukan tepat Kos atau menyelinapnya KPK,” kata Taupik, salah seorang orator dalam aksi.

Mereka juga dukungan Kejari Seluma dan Polres Seluma untuk menegakan hukum di Kabupaten seluma. Front Perduli Seluma, menyatakan sikap dan tuntutan terkait dugaan adanya korupsi di instansi dan dinas di Kabupaten seluma yaitu, mendukung langka jajaran Polda Bengkulu, yang telah serius menangani kasus tindak pidana korupsi di kabupaten seluma.

Meminta kepada aparat penegak hukum wilayah Kabupaten Seluma, Kejari agar dapat mentauladani sikap yang di lakukan jajaran Polda Bengkulu, untuk menuntaskan Kasus korupsi di Kabupaten Seluma.

Meminta kepada pejabat, pemangku kebijakan di Kabupaten Seluma, agar dapat bersama sama untuk membersihkan diri dari mental korupsi dalam mengemban amanah rakyat. Meminta kepada seluruh kalangan Aktifis, Ormas, perhimpunan pemuda dan masyarakat umum Kabupaten Seluma, secara bersama sama untuk mengawal kinerja para pemangku kebijakan di Kabupaten Seluma dari mental mental koruptor yang menyiksa rakyat.

Meminta kepada aparat penegak hukum yang ada di Propinsi Bengkulu, terkhusus di Kabupaten Seluma untuk menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan OPD Kabupaten Seluma.
Pada saat bersamaan, digelar Paripurna di gedung DPRD Seluma. [Sepriandi]