PedomanBengkulu.com, Bengkulu – BMKG melansir Gempa bumi kembali siang ini, Kamis (9/8/2018) pukul 13.25 WITA dengan kekuatan 6,2 SR dengan pusat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebelumnya, dengan kekuatan 7 Scala Richer (SR) mengundang empati dari berbagai kalangan.

Merespon hal ini Wahana Muda Indonesia (WMI) Provinsi Bengkulu melakukan penggalangan donasi untuk korban bencana yang mengakibatkan ratusan orang meninggal tersebut.

Sejak tanggal 5 Agutus 2018, dari hasil laporan penanganan bencana didapati jumlah korban meninggal dunia akibat gempa tersebut mencapai 347 jiwa dan ribuan luka-luka. Dengan jumlah korban yang begitu besar, WMI turut berbela sungkawa terhadap para korban dan mendorong pemerintah pusat untuk mengeluarkan status bencana dengan kategori berskala nasional.

“WMI akan berkoordinasi dengan BNPB pusat dan BNPB provinsi serta Pemprov NTB. Selain itu Tim WMI care juga akan terjun di wilayah terdampak yaitu di Kabupaten Lombok Utara (KLU),” ujar Dempo Xler selaku ketua WMI Provinsi Bengkulu saat dihubungi Pedoman Bengkulu.

Selain itu, untuk untuk meringankan beban korban bencana WMI juga melakukan penggalangan donasi di wilayah Bengkulu.

“Pimpinan Pusat menerbitkan surat edaran, surat ini menginstruksikan kepada seluruh Pimpinan Wilayah WMI untuk mengkonsolidasikan penghimpunan bantuan. Bantuan tak hanya berupa uang, WMI juga membuka donasi berupa selimut, makanan cepat saji, serta relawan yang siap diterjunkan ke lokasi bencana, bantuan yang terhimpun akan disalurkan ke wilayah bencana,” ujar Dempo.

Dijelaskan Dempo, sejauh ini WMI berusaha untuk berkoordinasi dengan semua stakeholder untuk saling bahu-membahu menangani bencana yang melanda di wilayah NTB tersebut.

“Waktu 720 jam ini kita maksimalkan untuk berkoordinasi dengan semua stakeholder yang terlibat dalam penangan bencana Lombok secara organisatoris,” imbuhnya.

Untuk saat ini yang menjadi kebutuhan utama korban gempa di Lombok adalah makanan, minuman, sanitasi, tenaga kesehatan, obat-obatan, shelter area, dan terapi trauma healing atau psikologis.

“Kami mengimbau seluruh lembaga dan masyarakat dapat bergerak melakukan pengalangan dan pengiriman relawan ke Lombok,” tutup Dempo.

Bagi masyarakat Bengkulu yang ingin berdonasi dapat disalurkan melalui rekening Mandiri 123-000-736-0276 a/n Yayasan WMI dengan narahubung Rahmad Saputra 082306497070. [Mey Borjun]