Darapin Tati (57) dikediamannya RT 05 RW 01 Kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu, Minggu (12/8)

Darapin Tati (57) merupakan seorang janda gagap bicara yang berasal dari keluarga tidak mampu. Meski dalam kondisi serba terbatas, Janda anak satu ini tetap bekerja sebagai pemulung barang bekas.

Hasil menjual barang bekas itulah yang kemudian dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari dan menyekolahkan anak perempuannya yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP.

Namun, saat ini Tati (sapaan akrabnya) tidak bisa lagi beraktivitas lantaran penyakit kanker Payudara yang diidapnya sejak 3 bulan yang lalu.

Sejak divonis menderita kanker, hampir setiap hari, Tati hanya menahan sakit kanker yang dialaminya.

“kalau aku meninggal siapa yang ngurus Pipin anakku,” ungkap Tati sambil menitikkan air matanya, Minggu (12/8).

Mirisnya lagi, Tati bersama anaknya tinggal di sebuah gubuk berukuran 2 x 2,5 Meter di RT 05 RW 01 Kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu. Kini, anak beranak ini hanya hidup dari uluran tangan para dermawan. Sejak sakit Tati sudah tidak bekerja lagi.

Sejak divonis kanker, Tati seharusnya segera dirujuk ke rumah sakit luar Bengkulu. Namun, karena keterbatasan uang membuat Tati harus sabar. Sekarang ia pasrah dengan penyakit yang menggerogoti tubuhnya itu.

“Kemana cari duit” ungkap Tati.

Di rumah semi permanen ini Darpin Tati menumpang hidup dari belas kasihan tetangga, Minggu (12/8)

Meskipun miskin dan tinggal di gubuk sempit yang hanya menumpang dengan tetangga, lantas tidak membuat Tati meminta-minta, ia tetap tegar dan berharap penyakitnya bisa segera sembuh.

“Kalau yang maha kuasa masih mengizinkan hidup, aku mau melihat anakku tumbuh dewasa hingga ia menikah,” harapnya.

Jika ada para dermawan yang terketuk hatinya membantu biaya operasi Darpin Tati dapat dikirim ke rekening 7389-01-004103-53-2 atau datang langsung ke tempat tinggal Darpin Tati. [Ernel]