Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel–sel baru pada jaringan tubuh yang tidak normal, cepat, dan tidak terkendali.

Kanker seringkali disebut penyakit ganas yang menakutkan. Apabila seseorang divonis terserang kanker maka biasanya tindakan pertama yang dilakukan adalah kemoterapi. Padahal banyak sekali efek samping dari proses pengobatan kemoterapi.

Disekitar kita banyak sekali ramuan alami yang bisa digunakan sebagai obat alami pembasmi kanker. Diantaranya: tanaman sirsak, keladi tikus, dan temu putih. Kita bisa meracik sendiri ramuan tersebut, meskipun disekitar kita banyak obat herbal yang dijual di pasaran. Namun, untuk menghindari zat kimia yang sangat berbahaya bagi tubuh alangkah baiknya jika membuat sendiri ramuan tersebut.

Berikut beberapa uraian tentang obat alami pembasmi kanker:

1. Daun sirsak
Masyarakat sering kali lengah dengan manfaat tanaman yang ada disekitar salah satunya adalah tanaman sirsak. Tanaman ini sering luput diketahui oleh banyak orang. Saat ini banyak ramuan dan obat herbal menggunakan daun sirsak, karena manfaatnya sangatlah luar biasa bagi kesehatan, terutama sebagai anti kanker. Karena mengandung 35 persen RIP (Ribosome In Activating Protein) yang dikenal ampuh membasmi kanker.

Cara mengolahnya pun sangatlah mudah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan daun sirsak yang akan diolah. Sebaiknya pilih daun sirsak yang tidak terlalu muda dan juga belum terlalu tua untuk manfaat yang lebih optimal. Ambillah 9 lembar daun sirsak dan bersihkan dengan air mengalir. Kemudian rebus daun sirsak dengan dua gelas air. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu lama merebus daun tersebut karena akan menghancurkan zat anti kanker yang ada didalamnya.

Untuk mencegah tumbuhnya sel kanker anda dapat mengonsumsi ramuan ini 1 kali sehari selama 6 bulan. Namun, untuk pengobatan sel kanker anda dianjurkan untuk mengonsumsi ramuan ini 2 kali sehari sampai sembuh.

2. Keladi tikus
Keladi Tikus atau nama latinnya Typhonium Flagelliaforme merupakan tanaman semak sejenis talas dengan tinggi 25 cm -30 cm, hidup pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Yang tumbuh di tempat yang lembab dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Manfaat keladi tikus yang pertama adalah untuk masalah kanker. Pertumbuhan sel kanker bisa disembuhkan dengan umbi dan daun keladi tikus. Khasiat Keladi Tikus sudah banyak dikenal sebagai obat penyembuh penyakit kanker. Tanaman ini biasa ditemukan didataran tinggi yang lembab.

Cara membuat ramuannya pun mudah
Bersihkan daun keladi tikus beserta umbi dan akarnya, kemudian beri air secukupnya. Tumbuk hingga benar-benar lumat. Ambil hasil tumbukannya, kemudian peras. Kumpulkan hasil air perasan kedalam wadah steril yang sudah disiapkan.

Anda juga bisa dengan membuat jus dari umbi segarnya yang dicampur madu untuk dikonsumsi sebagai minuman. Di tempat-tempat tertentu seringkali daunnya dimakan sebagai lalapan mentah.

3. Temu putih
Tanaman ini sering dianggap sebagai kunyit putih, temu mangga, dan temulawak. Padahal tanaman yang dipercaya mampu “membunuh” sel-sel kanker itu adalah temu putih.Yang membuat tanaman temu putih berbedah dari tanaman lainadalah rimpang atau umbinya. Temu putih termasuk dalam tumbuhan tahunan, dengan tinggi mencapai 2 mdengan daun berbentuk seperti pita memanjang berwarna merah gelap,”. Tanaman ini tumbuh liar ditempat terbuka yang tanahnya lembab pada ketinggian 0-1.000 m diatas permukaan laut. Temu putih mengandung 95% RIP (Ribosome In Activating Protein)didalamnya.

Cara pengolahannya pun mudah,
1. Ambil temu putih yang sudah berbunga merah,
2. Belah umbinya dan ambil tulang tengahnya,
3. Iris kecil-kecil,
4. Keringkan tanpa terkena paparan sinar matahari,
5. Setelah kering, tumbuh hingga halus,
6. Kemudian seduh satu sendok teh temu putih dengan air hangat

Untuk pengobatan, sebaiknya mengkonsumsi sebanyak 3 kali sehari sampai sembuh. Sedangkan untuk pencegahan, bisa mengkonsumsinya 1 kali sehari sebelum tidur selama satu bulan. Lakukan secara rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

Resmi Hartati, Komunitas Menulis Bengkulu