Tanggal 12 Agustus adalah hari ketika Bapak Koperasi Indonesia lahir. Ia berasal dari Bukittinggi, sosok yang kerap kali memakai kacamata dan peci hitam itu tampak cerdas dan tenang di setiap potret fotonya.

Sosok hebat tersebut terkenal dengan sebutan Bung Hatta, pemimpin besar dengan jabatannya sebagai RI 2 pada saat itu bersama rekan sekaligus sahabatnya Sukarno.

Selama hidupnya, Hatta teguh memperjuangkan kemerdekaan untuk bangsa ini. Ia seorang pembaca berat yang sudah melahap ratusan tumpukan buku. Hatta juga merupakan seorang dengan pemikiran yang hebat, namun semua itu tidak membuatnya besar kepala, justru ia dikenal sebagai sosok yang tenang dan sederhana.

Bandar udara internasional Jakarta menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap jasanya sebagai salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia.

Selain dikenang di Indonesia, nama Mohammad Hatta juga turut diabadikan menjadi nama sebuah ruas jalan di kawasan Haarlem (Mohammed Hattastraat), Belanda. Nama Mohammed Hattastraat terpampang di papan nama jalan di kawasan perumahan Zuiderpolder yang dibangun pada tahun 1987.

Pemberian nama ini ditetapkan oleh pejabat Walikota R.H Claudius dengan alasan bahwa Hatta merupakan tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia yang pernah menimba ilmu di Belanda serta merupakan aktivis Indonesia.

Melansir Kumparan, jalan selebar 3 meter dan panjang 100 meter tersebut mulai dibangun di kawasan perumahan Zuiderpolder pada tahun 1987.

Mengutip buku seri Tempo “Hatta-Jejak yang Melampaui Zaman”, jalan itu seakan meniru sifat pemilik nama jalan: sederhana, lurus, dan jauh dari keriuhan.

Hanya ada sederet rumah yang berbaris di sepanjang jalan tersebut. Semuanya bernomor genap, mulai dari nomor 2 hingga 36.

Suasana di jalan tersebut begitu damai dengan angin yang bersemilir menyenangkan. Sebab, pohon-pohon rimbun juga menghiasi jalanan itu.

Prosedur penetapan nama jalan melibatkan sejumlah instansi dari mulai pos, bagian arsip, bagian perawatan monumen, serta komisi pengembangan dan pembaruan kota. Menurut pejabat pengembangan dan pembaruan kota Haarlem, Claudius, penetapan nama Mohammad Hatta sebagai nama jalan dipimpin langsung oleh Wali Kota Haarlem, Smiths. [Eva De]