WASPADA GELOMBANG TINGGI

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Sebelum terjadinya insiden tenggelamnya Kapal Arung Samudera milik nelayan Pulau Baai di perairan Mentawai, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu telah mengeluarkan pemberitahuan potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang mencapai 5 meter di Bengkulu.

BMKG juga menerangkan sudah memberi  larangan melaut pada nelayan Bengkulu sebelum KM Arung Samudera tenggelam.

“Sebelumnya dari KSOP sudah ada peringatan pelarangan untuk ke laut, perkiraan dari kami di perairan Bengkulu tinggi gelombang mencapai 5 meter. Kita sudah informasikan ke KSOP yang kemudian dilanjutkan kepada nelayan, dan ke semua kapal kapal,” ujar Warjono, Kepala BMKG Fatmawati Bengkulu, Sabtu (11/8/2081).

Dijelaskan Warjono, ketika ketinggian gelombang lebih dari 2 meter sudah ada pelarangan bagi nelayan untuk tidak melaut. Ketika potensi gelombang cukup tinggi, BMKG akan meluncurkan warning melalui media sosial, Telegram, Instagram dan Facebook.

Pemberitahuan juga akan diteruskan ke KSOP untuk disebarkan ke keseluruh nelayan di perairan Bengkulu.

“Himbauan kami adalah, ketika ada warning dari kami diharapkan untuk diperhatikan karena kami memiliki deteksi lebih dini, apabila ada warning perkiraan cuaca yang tidak memungkinkan melaut saya harap para nelayan tidak melaut, jangan sampai ada kejadian lagi seperti Kapal KM Arung Samudra,” jelas Warjono. [Ardiyanto]