PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Dirgahayu Republik Indonesia! Diusia bangsa yang ke-73 ini diwarnai oleh semaraknya berbagai kegiatan di setiap daerah. Hal tersebut menandakan bahwa semangat kemerdekaan mengalir dalam darah rakyat Indonesia.

Di Bengkulu, salah satu agenda yang menarik ialah Parade Onthel Bengkulu. Agenda ini menarik perhatian sebab diikuti oleh anak Sekolah Dasar hingga Datuk umur 75 tahunan bahkan ada yang lahir pada tahun 1945.

Dediyanto (39) warga kelurahan Rawa Makmur yang merupakan anggota Kerano Van Bengkoelu dalam agenda ini mengatakan bahwa Parade Onthel bertujuan untuk menumbuhkan Nasionalisme kepada publik baik warga maupun penguasa.

“Agenda ini untuk menumbuhkan nasionalisme kepada publik baik warga maupun penguasa, bahwa kemerdekaan direbut dengan pengorbanan banyak pihak dan ridho Allah,” ujar Dediyanto kepada Pedoman Bengkulu, Jumat (17/8/2018).

Dediyanto juga menambahkan bahwa sikap dan perilaku haruslah mengarah pada mengisi kemerdekaan dengan cara menyejahterakan rakyat agar bisa jadi Tuan di tanah sendiri.

“Ini bagian dari agenda tahunan Kerano Van Bengkoelu (Onthel Bengkulu) tiap Agustus. Untuk yang tadi malam, Parade Onthel di mulai dari Markas Onthel PaPuk Mamuk Tengah Padang yang dikomando Pak Agus selaku koordinator,” kata Dediyanto.

Dijelaskan Dedi bahwa kemudian parade bergerak ke arah Rumah Bung Karno, di sana bergabung dengan pihak BUMN Bank BTN yang menggelar acara malam perayaan HUT RI. Disana juga tersaji aneka cerita kemerdekaan dan diiringi Tembang Tempoe Doeloe oleh Kerano de La Moesiko yang dibackup oleh BUMN Bank BTN.

“Pekik Allahu Akbar dan Merdeka pun bergema, ya! kemerdekaan harus diisi bersama, kolaborasi aneka pihak agar rakyat dapat sejahtera dan menjadi tuan di tanah sendiri.” demikian Dediyanto. [Eva De]