Densus menyegel rumah terduga teroris usai penyergapan di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Sabtu (11/8)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Terhitung dalam tempo dua hari Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror berhasil mengamankan 10 orang terduga teroris di Bengkulu.

Data terhimpun, pada hari Jumat tanggal 10 Agustus 2018, petugas berhasil mengamankan 6 orang terduga teroris di sejumlah tempat yang berbeda, 3 terduga teroris diantaranya yakni WL, AY dan AS. Sementara 3 lainya belum di ketahui identitasnya.

Terduga WL diamankan dikediamannya berlokasikan di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu.

Terduga AY diamankan di kontrakannya yang berlokasi di Jalan Merapi Ujung Gang Merapi 18 RT 26/09 Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu. Dalam penggeledahan tersebut petugas mengamankan Laptop di dalam tas warna hitam, baju loreng 5 Stel, Pedang, Stik, Panah warna loreng, dan buku-buku.

Kemudian, Terduga AS diamankan di Kelurahan Lingkar Timur Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu bersama buku buku bacaan miliknya.

“Hari ini telah diamankan 6 orang oleh Densus 88 karena terlibat jaringan JAD dan proses langsung ditangani oleh densus 88, sementara itu saja yang bisa disampaikan,” kata Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung melalui Kabid Humas AKBP Sudarno, Jumat (10/8) kemarin.

Sebuah rumah terduga teroris disegel tim Densus 88, Jumat (10/8)

Hari ini, Sabtu tanggal 11 Agustus 2018, Densus 88 kembali mengamankan 4 orang yang diduga keluarga terduga teroris berinisial WL. Keempat terduga tersebut diamankan di kediamannya berlokasikan di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Keempat orang tersebut diantaranya, istri, anak (masih bayi) dan 2 orang yang diduga merupakan adik dari terduga WL.

Lurah Pasar Baru, Yuli Apriansyah membenarkan penangkapan tersebut. Dari penangkapan tersebut, petugas membawa 4 orang yakni, istri, anak (Masih bayi) dan 2 orang yang merupakan adik dari terduga teroris WL.

Kemudian 4 orang tersebut langsung dimasukkan kedalam mobil dan dibawa pergi oleh tim Densus.

“Tadi kan ada rame-rame, kita langsung ngecek, memang benar ada polisi yang lagi melakukan penangkapan. Petugas tadi mengamankan 4 orang, dan melakukan penggeledahan. Petugas juga membawa barang dari rumah tersebut,” ujar Yuli. [Ardiyanto]