Ilustrasi

Buah yang berasal dari kawasan Amerika Tengah ini memiliki ciri khas memiliki sisik mirip naga, dengan warna isi buah yang bervariasi, seperti putih dan merah. Selain karena penampilannya, buah naga juga dikenal bermanfaat bagi kesehatan.

Salah satu manfaat kesehatan buah naga yang telah banyak dipromosikan di pasaran dan media adalah kemampuannya membantu memelihara tekanan darah. Bahkan, ada juga yang mengatakan bahwa buah naga tak hanya baik untuk pemilik tekanan darah tinggi, tapi juga tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah (hipotensi) adalah kondisi tekanan darah seseorang terukur di bawah 90/60 mmHg. Kondisi ini sering kali tidak menunjukkan gejala. Padahal, saat tekanan darah terlampau rendah, terdapat gangguan pengaliran oksigen ke seluruh tubuh akibat pompa jantung yang tidak memadai.

Kurangnya pasokan oksigen menempatkan tubuh pada risiko terjadinya gangguan fungsi organ meski dalam kadar yang minimal. Kondisi hipotensi yang buruk dan tidak teratasi juga dapat berakibat fatal, mulai dari penurunan kesadaran hingga kematian.

Sementara itu, tekanan darah tinggi adalah saat tekanan darah seseorang terukur di atas 140/90 mmHg. Tentunya, tekanan darah ini sebaiknya diukur lebih dari satu kali dalam kondisi yang terstandar, sehingga pengukuran yang dihasilkan akurat dan diagnosis hipertensi dapat diberikan dengan tepat.

Tak jauh berbeda dengan tekanan darah rendah, kondisi tekanan darah yang tinggi (hipertensi) juga dapat menyebabkan gangguan jantung. Bedanya, pada kondisi tekanan darah tinggi, jantung harus memompa lebih keras agar darah dapat dialirkan ke seluruh tubuh. Dengan demikian, keadaan ini dapat mengakibatkan pembengkakan jantung atau gangguan arus balik sirkulasi.

Dalam peningkatan yang rendah, penderita tekanan darah tinggi juga sering kali tidak mengalami gejala apa pun. Namun demikian, tekanan darah tinggi tidak boleh dianggap sepele karena dapat menjadi cikal bakal dari segudang masalah kesehatan serius lainnya.

Di antara sekian banyak jenis sayur dan buah yang terkait dengan kontrol tekanan darah, buah naga adalah salah satu andalan. Namun, khasiat buah naga yang telah terbukti adalah manfaatnya untuk mengatasi tekanan darah tinggi, bukan tekanan darah rendah.

Buah naga diketahui kaya akan protein, karbohidrat, juga berbagai mikronutrien seperti vitamin C, B1, dan riboflavin. Kandungan vitamin C pada buah naga dapat membantu menjaga kesehatan dan fungsi pembuluh darah. Hal ini akan mendukung sirkulasi darah sehingga jatung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, berbeda jika pembuluh darah kaku atau tersumbat.

Flavonoid pada buah naga yang merupakan antioksidan juga akan membantu tubuh melawan agen radikal bebas seperti yang berasal dari makanan hingga polusi, sehingga tidak merusak pembuluh darah. Lebih jauh lagi, buah naga juga mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Manfaat lain buah dan mencegah terjadinya sumbatan pada pembuluh darah akibat timbunan lemak dan kolesterol.

Dari berbagai manfaat tersebut, dapat disimpulkan buah naga lebih bermanfaat untuk mereka yang bermasalah dengan tekanan darah tinggi, bukan tekanan darah rendah. Terkait dengan ini, meski secara umum buah naga baik untuk dikonsumsi siapa saja, tetapi beberapa penelitian menemukan bahwa kelebihan konsumsi buah naga, khususnya pada penderita tekanan darah rendah, dapat menyebabkan efek samping. Hal ini terutama disebabkan oleh kandungan kalium pada buah naga yang jika dikonsumsi terlalu banyak, justru dapat memicu tekanan darah rendah akibat pengaruhnya pada jantung dan sirkulasi.

Tak perlu takut mengonsumsi buah naga, karena pada dasarnya konsumsi buah-buahan merupakan suatu hal yang baik. Anda yang menderita tekanan darah rendah pun tetap bisa merasakan manfaat dari buah naga, dengan catatan konsumsinya tidak berlebihan. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai aman atau tidaknya konsumsi buah naga dan berapa banyak batas porsi yang disarankan. [Ivana]