Pedomanbengkulu.com, Kaur – Tahapan demi tahapan Pemilu 2019 telah berjalan dengan baik dan lancar. Saat ini kampanye Pemilu 2019 telah dimulai sejak 23 September 2018 lalu.

Karena itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaur memantau Peserta Pemilu 2019 terkait dengan pertemuan Caleg, Kampanye Tim Pemenangan Pilpres, Iklan Kampanye di media massa, media cetak dan elektronik serta kampanye di tempat lainya yang berpotensi melanggar aturan kampanye.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaur, Tony Kuswoyo, Rabu (27/09/2018) menyampaikan bahwa Peserta Pemilu 2019 harus berhati-hati dalam berkampanye dan kegiatan lainya di media massa dan di tempat umum lainya seluruh tahapan harus sesuai dengan regulasi yang ada.

Bila Parpol, Caleg, Tim Pemenangan Pilpres, Calon DPD, ingin mengumpulkan masa di tempat umum dan tempat lainya harus sesuai aturan serta harus di beritahukan secara tertulis kepada pihak kepolisian dan ditembuskan ke Bawaslu Kaur, KPU Kaur serta pihak lainnya.

“Kami Bawaslu Kaur selalu mengingatkan untuk semua Peserta Pemilu 2019 untuk tidak melanggar Peraturan Kampanye. Jika ada yang melanggar Bawaslu akan memperingatkan dan menghentikan, kampanye, kegiatan mengumpulkan masa, iklan penayangan di media massa, baik cetak maupun elektronik bahkan bisa di diskualifikasi dalam Pemilu 2019 bila terjadi pelanggara,” ujarnya.

Saat ini Bawaslu selalu memantau kegiatan Peserta Pemilu 2019. Bawaslu akan melakukan fungsi pencegahan berkerjasama dengan pihak Kepolisian dan pihak terkait lainya.

“Kami Bawaslu dan seluruh jajaran Kabupaten Kaur. Sangat membutuhkan masyarakat dalam melakukan pengawasan secara partispatif dalam Pemilu ini,” seru Toni.

Pemilu ini bukan hanya tanggung jawab pengawas, penyelenggara dan peserta akan tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat Kabupaten Kaur khususnya,” ujarnya. [Feri]