PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Menyebut nama Olahraga Beladiri Tarung Derajat mungkin masih cukup asing di telinga sebagian warga Bengkulu. Olahraga ini berdiri atau dideklarasikan di kota kelahirannya di Bandung Jawa Barat pada tanggal 18 Juli 1972 oleh pendirinya yaitu Drs. GH. Achmad Dradjat (Aa Boxer) yang kini akrab dipanggil Sang Guru Tarung Derajat.

Rencana, Provinsi Bengkulu akan mengirim petarung beladiri Tarung Derajat di Kejurnas 2018 yang saat ini masih dalam persiapan penggodokan latihan bagi para atlet untuk Kejurnas. Pelatih utama beladiri Tarung Derajat Provinsi Bengkulu, Aden Yogi Sandra S. Sos yang akrab dipanggil Kang Yogi mengatakan untuk di Provinsi  Bengkulu beladiri ini sangatlah baru, maka dukungan sepenuhnya dari berbagai pihak sangatlah di butuhkan terutama pemerintah daerah.

“Karena kita beladiri sangat baru maka minta dukungan sepenuhnya dari pihak terkait terutama pemerintah daerah,” ujar Kang Yogi sapaan akrabnya, Jumat (7/9/2018).

Dijelaskan Kang Yogi, untuk kejurnas pada awalnya 7 orang yang disiapkan, namun dari 7 orang tersebut di saring kembali, dan saat ini yang terpilih berjumlah 5 orang. Kemudian dari lima orang itu nantinya akan disaring lagi bisa jadi lima juga bisa jadi empat atau tiga nantinya sesuai teknik dan kemampuan kedepannya. Untuk persiapan ini latihan yang dilakukan 3 kali dalam seminggu yaitu Senin malam, Rabu Malam dan Jumat Sore di Kawah Dradjat Bengkulu (tempat pemusatan latihan tarung derajat) yang berlokasi di Balai Buntar, untuk kedepanya akan ditambah supaya atlet yang dilahirkan memiliki kualitas yang mumpuni.

“Selama bulan agustus kita mengadakan seleksi atlet untuk kejurnas, atlet yang diseleksi sebanyak 7 orang, namun yang lolos sementara sebanyak 5 orang. Ini merupakan seleksi awal, masih ada 2 seleksi lagi. Try Out nanti dengan Kota Sungai Penuh merupakan pembuktian seleksi awal dan pengalaman langsung menghadapi pertarungan dengan lawan. Kita inikan sangat baru jadi tidak memaksakan. Untuk latihan sekarang, kita tahap dasar umum dulu kemudian nanti ke latihan khusus, apabila yang terpilih itu sudah maksimal nanti kita akan menambah waktu latihan,” papar Kang Yogi.

Disinggung masalah anggaran untuk persiapan atlet tersebut, ia mengatakan sementara ini persiapan menuju kejurnas belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Selain itu, pihak pemerintah belum mendengar terkait adanya persiapan kejurnas atlet tarung derajat, lantaran surat resmi dari perguruan pusat belum turun dan kemungkinan turun dalam waktu dekat ini. Dalam hal ini pihaknya berinisiatif akan memberikan hasil terlebih dahulu kepada pemerintah daerah melalui atlet-atlet yang dipersiapkan kejurnas tersebut.

“Kalau masalah anggaran kita inikan baru terbentuknya kepengurusannya 18 April 2018 baru dikukuhkan, nah sedangkan kami mau mengajukan sudah terlambat, tapi kalau latihannya sudah dari tahun 2017 lalu tepatnya 6 Juli 2017. Sedikit banyaknya kita akan memberikan hasil terlebih dahulu untuk kejurnas ini, apalagi sekarang kita sudah ada Try Out kita bisa meminta ke pemerintah daerah untuk anggarannya kedepannya. Tapi waktu pertama saya melatih dan merintis tarung derajat disini sudah ada perhatian dari
kadispora provinsi bengkulu langsung,” ungkap Kang Yogi. [Ardiyanto]

Berikut nama-nama Calon Atlet Kejurnas 2018 (hasil seleksi TC tahap pertama)

1. Muhamad Sidik Juarsa M.Pd.
2. Yeremia Eko Putra Wiyono
3. Yehezkiel Kesatria Putra Sibarani
4. Samuel Pribadi Mandiri Sibarani
5. Nocky Budiman Safri