PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Sinergitas Program Pemberdayaan Alternatif dengan Stakeholder dalam Kota Bengkulu di Hotel Madeline, Selasa (4/9/2018).

Kepala BNNP Bengkulu Brigjen Pol Drs Nugroho Aji Widjayanto SH MH mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong stakeholder atau instansi terkait agar melaksanakan program P4GN di lingkungan kerjanya secara mandiri. Dengan program pelatihan lifeskill oleh BNNP Bengkulu ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan usahanya.

“Ini untuk mensosialisasikan Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika tahun 2018-2019 tertanggal 28 Agustus 2018, membuat kesepakatan bersama yang selanjutnya ditandatangani oleh BNNP Bengkulu sehingga tercapainya sinergitas program pemberdayaan alternatif di wilayah rawan narkoba dan memperoleh data mengenai pelaksanaan P4GN yang telah dilaksanakan oleh stakeholder berikut hambatan dan kendalanya,” ujar Nugroho.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Bengkulu Drs Ridwan Arief yang juga sebagai narasumber.

Stakeholder yang hadir berasal dari instansi pemerintah, swasta dan tokoh masyarakat seperti Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Provinsi Bengkuku, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Kelurahan Lempuing, Kelurahan Sumber Jaya, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Kamar Dagang dan Industri, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu, lembaga IPWL Pesona dan tokoh masyarakat Kelurahan Lempuing dan Sumber Jaya. [Ardiyanto]