PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Oknum Kepala Lurah Anggut Kota Bengkulu inisial AN digerebek warga bersama wanita di sebuah kamar kontrakan di kawasan Pasar Melintang, Kota Bengkulu, Kamis (14/9/2018) sekira pukul 15.00 WIB.

Camat Ratu Samban, Kota Bengkulu H. M Nasir, Jumat (14/9/2018), membenarkan terkait adanya penggrebekan lurah tersebut.

Ia menjelaskan pengakuan dari AN, kejadian tersebut berawal saat AN baru saja pulang dari pelatihan.

Sesampainya dikontrakan AN lantas mandi. Seusai mandi kemudian ada yang mengetuk pintu kontrakan yang di tempati AN tersebut.

Setelah pintu dibuka ternyata yang mengetuk pintu adalah seorang wanita. Kemudian wanita tersebut masuk dan duduk didalam kamar dalam kondisi pakaian utuh.

Secara tiba-tiba datang salah satu Ketua RT Pasar Melintang bersama orang tak dikenal.

Setelah itu orang tak dikenal yang sebelumnya bersama Ketua RT tersebut membawa pergi wanita tersebut.

Menurut AN kejadian tersebut ada unsur kesengajaan dari Ketua RT dan oknum yang tidak dikenal lantaran diduga saat ini hubungan AN dengan istrinya sedang tidak harmonis.

Kemudian, selesai apel sore di kelurahan, AN pulang ke rumahnya di Penurunan. Saat tiba waktu Magrib, tiba-tiba datang keluarga istri AN dan langsung melakukan penganiayaan terhadap AN hingga mengakibatkan luka memar di bagian wajah.

“Kita masih mempelajari sanksi dari pihak lurah itu. Jika terbukti melakukan perbuatan asusila akan ada sanksi, salah satu sanksi bisa pembebasan tugas,” jelas Nasir.

Informasi didapat diduga wanita dan lurah yang digerebek tersebut bukan muhrim dan diduga wanita tersebut berstatus sebagai istri orang. [Ardiyanto]