Pelaku saat diringkus Timsus Polres Kepahiang

PedomanBengkulu.com, Kepahiang – Setelah sempat kabur selama sepekan, AR (24), Warga Kelurahan Tebat Karai Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang akhirnya berhasil di ringkus petugas gabungan Timsus Polres Kepahiang dan anggota unit reskrim Polsek Ujan Mas, Sabtu (1/9).

AR yang merupakan pelaku Tindak Pidana penggelapan motor jenis Yamaha Vixion nopol BD 2006 CL milik Reno Wiranto (20), Warga Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu ini diringkus petugas saat sedang berada di jalan Tunggal Kelurahan Sijantung Kecamatan Kepahiang.

“Pelaku yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka (Tsk) ini melakukan aksinya tersebut pada Senin 27 Agustus 2018 sekira pukul 17.00 WIB lalu di Desa Pungguk Beringang Kecamatan ujan mas Kabupaten Kepahiang,” ujar Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak SIK melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, minggu (2/9).

Dijelaskan Kasat, kronologis aksi penggelapan motor oleh AR bermula saat korban dan tsk berjanji bertemu di lapangan Santoso Kepahiang, Senin (27/8) sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah bertemu, keduanya menggunakan motor Yamaha Vixion hitam milik korban bersama sama berangkat ke Desa Pungguk Beringang Kecamatan Ujan Mas untuk menemui kerabat tsk. Setiba di Tempat kejadian perkara (TKP), tsk dan Korban memutuskan untuk beristirahat. Saat itulah, Tsk memulai skenario TP penggelapan yang dilakukannya.

“Setelah 4 jam beristirahat, tsk memulai aksinya. Tsk meminjam motor korban berikut STNKnya dengan alasan ingin pergi ke pusat Kota Kabupaten Kepahiang. Lantaran telah mengenal baik tsk, Korban akhirnya percaya dan menyerahkan kunci sepeda motor dan STNKnya kepada tsk. Berhasil meminjam, tsk langsung pergi meninggalkan korban di TKP,” ujar Kasat.

Setelah 4 jam berlalu tepatnya pukul 21.00 WIB, sambung Kasat, tsk akhirnya kembali ke TKP tempat Korban ditinggalkan. Hanya saja, korban kaget lantaran saat kembali, tsk sudah tidak membawa motor milik korban. Spontan, melihat kondisi itu, korban lantas bertanya kepada tsk tentang keberadaan motor miliknya dan dijawab oleh tsk jika motor tersebut ada di suatu tempat dan akan diambil kembali oleh Tsk pada pukul 00.00 WIB.

“Saat itu, AR menepati perkataannya. Tepat pukul 00.00 WIB atau selang tiga jam dari waktu tks pulang kembali ke tkp itu, tsk kembali pergi meninggalkan korban di TKP dengan alasan akan mengambil kembali motor milik Korban. Namun naas, kali ini perkataan tsk hanya bualan semata. Hingga keesokan harinya, tsk berikut sepeda motor milik korban tak kunjung datang kepada korban. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Ujan Mas,” tegas Kasat.

Barang bukti motor yang digelapkan

Atas perbuatannya, tambah Kasat, AR akan dijerat dengan pasal 372 KUHPidana lantaran telah melakukan tindak pidana penggelapan dengan dasar Laporan Polisi No : LP/B- 673  / VIII / 2018 / BKL / KPH tertanggal 29 agustus 2018.

“Saat ini, AR sudah diamankan di sel tahanan dan masih diperiksa secara intensif oleh petugas,” tegas Kasat. [Ifan Salianto]