PedomanBengkulu.com, Bengkulu – “Grab ada untuk masyarakat, dan kegiatan positif,” ujar Yayan selaku Koordinator Grab, Sabtu (15/09/18).

Selepas dari perseteruan Angkot vs Grab yang sempat memanas pada pekan lalu, Grab kali ini ikut serta menyukseskan kegiatan bersih pantai yang diadakan oleh Komunitas WCD (World CleanUp Day) Bengkulu.

Kegiatan World Cleanup Day Bengkulu diselenggarakan di Objek Wisata Pantai Panjang yang dihadiri hampir 350 orang yang berkegiatan gotong royong membersihkan Pantai dari sampah-sampah. Kegiatan WCD ini merupakan kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan 34 provinsi dan 150 negara dan 13juta relawan secara serentak.

Acara ini di mulai dari pukul 07.00 WIB s/d 09.00 WIB, banyak komunitas di kota bengkulu turut hadir dalam mensukseskan acara Gotong royong ini. Salah satunya Kendaraan Online yaitu Grab.

Puluhan Driver Grab bergabung membersihkan Pantai mengikuti arahan panitia di lapangan. Dengan menggunakan atribut jaket hijaunya puluhan Driver Grab dengan semangat membersihkan Pantai dengan radius 200m.

Saat dikonfirmasi sehubung dengan acara aksi gotong royong terbesar di dunia ini, Grab memberikan komentar positif terhadap acara tersebut.

“Intinya kami selaku mitra Grab Bengkulu ini, apapun tujuan dan kegiatannya positif kami akan ikut serta didalamnya toh juga akan berdampak baik bagi lingkungan jika kami membantu bergotong royong dengan banyak komunitas bersih pantaikan,” kata Yayan.

“Harapan kami, harus diperbanyak lagi kegiatan positif seperti ini setiap tahunnya agar banyak nantinya orang-orang yang peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.

Saat disinggung masalah keaktifan Grab di kota Bengkulu, koordinator pihak Grab masih tidak mau membuka komentar tentang permasalahan tersebut. Sehingga polemik tentang perizinan dan keaktifan kendaraan online yang dirasakan masih terlihat rancu dan belum jelas. [Yoma Zulkarnain]