Seorang mahasiswa saat tengah berada di puncak Bukit Kaba dan menatap rekan-rekannya.

Menjadi seorang mahasiswa bukan alasan untuk membatasi diri dari segala jenis liburan. Justru dengan status sebagai mahasiswa bisa dimanfaatkan untuk berlibur hemat.

Nah, meskipun kantong tipis atau nyaris kering tidak masalah selama bisa mengikuti tips di bawah ini.

1. Memilih destinasi yang baru dibuka

Biasanya destinasi yang baru dibuka memiliki promo-promo untuk menarik pengunjung. Nah, ini bisa jadi pilihan untuk pergi liburan. Pastinya harus mencari informasi tempat-tempat yang baru dan memiliki promo.

2. Update promo

Jangan lupa untuk cari dan update segala promo, baik promo transportasi, penginapan, tiket pesawat, wahana yang nantinya mendukung liburan murah ala mahasiswa. Silakan saja follow akun-akun media sosial yang selalu update promo, biar tak ketinggalan info. Tapi, tetap harus hati-hati dan pandai-pandai memilih promo agar tidak tertipu.

3. Hitung persiapan dana

Untuk liburan murah ala mahasiswa tentu butuh dana yang mencukupi. Jika ingin liburan hemat dan sesuai dengan budget, susunlah anggaran keuangan. Misalnya mau ke Bali, berapa perhitungkan tiket pesawat PP, transportasi di sana, penginapan, makan, beli oleh-oleh, dan sebagainya. Tujuannya, supaya tidak boros dan khilaf berbelanja atau kuliner.

4. Liburan bersama teman-teman

Liburan bersama teman-teman akan lebih seru dan pasti lebih hemat. Pasalnya bisa patungan sewa penginapan, sewa kendaraan, juga makan sehari-hari.

5. Manfaatkan kartu mahasiswa

Beberapa destinasi memiliki harga khusus untuk pelajar dan mahasiswa. Maka dari itu, bawalah selalu kartu mahasiwa dan KTP.

6. Memilih waktu yang tepat

Jika kamu liburan murah ala mahasiswa, jangan pilih liburan long weekend, tanggal merah, juga liburan sekolah. Karena pada tanggal tersebut biasanya semua harga akan lebih tinggi dibanding hari biasanya. Satu lagi yang penting, jangan sampai liburan mengganggu kuliah.

7. Ikut kegiatan komunitas

Bagi pecinta alam, pramuka, penggiat teater dan kegiatan kampus lainnya, tidak ada salahnya menghubungi rekan-rekan sesama komunitas. Misalnya tergabung di komunitas mapala, hubungi saja anggota mapala dan ikut agenda mereka. [Eva De]