Kepala Inspektorat Pemkab Benteng Meizuardi

PedomanBengkulu.com, Bengkulu —Terkait adanya dugaan temuan kerugian negara dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Bengkulu sebesar Rp 9 miliar dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng).

Kepala Inspektorat Pemkab Benteng Meizuardi, Selasa (25/9/2018) mengatakan, jumlah kerugian negara yang sudah dikembalikan sampai saat ini sekitar 99,5 persen, sementara jumlah yang harus dikembalikan sekitar Rp8 miliar lebih.

Sementara untuk pihak yang bersangkutan sudah ada itikad baik dan bagi yang belum mengembalikan kerugian negara diharapkan agar segera melunasi.

“Kami disini selalu menghimbau agar kerugian yang dialami negara untuk segera dapat dikembalikan dan alhamdulillah sudah banyak yang melakukan pengembalian kerugian negara,” ujar Meizuardi, Selasa (25/9/2018).

Dijelaskan Meizuardi, terkadang yang menjadi kendala apabila ada bukti setor yang sudah lama dari pihak yang bersangkutan sudah hilang. Ia juga mengatakan apabila kerugian negara telah 100 persen dikembalikan untuk kelanjutan kasus tersebut pihak inspektorat menyerahkan sepenuhnya kepada pihak aparat penegak hukum.

“Ya kalau kita sebagai warga negara yang baik masalah tindaklanjutnya itu kita serahkan ke aparat penegak hukum yang mempunyai hak. Tugas kami disini hanya menagih dan bagaimana pun secara maksimal agar kerugian itu dikembalikan oleh pihak yang bersangkutan,” jelas Meizuardi. [Ardiyanto]