Gubernur Bengkulu non Aktif Ridwan Mukti bersama istrinya saat membacakan pembelaan dihadapan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Bengkulu

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Terkait beredarnya kabar bahwa putusan kasasi Gubernur Non Aktif, Ridwan Mukti dan istri Lily dari Mahkamah Agung telah turun.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chaerudin, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima kabar bahwa putusan tersebut telah turun.

“Saya di sini juga belum ada kabar resmi, dan kabar resminya itu harus di Pengadilan Negeri Bengkulu, kita juga sedang menanyakan ke Pengadilan Negeri Bengkulu,” ujar Haerudin saat dikonfirmasi, Selasa (25/9/2018).

Selain Jaksa Penuntut Umum KPK, hal yang sama juga diungkapkan oleh Kuasa Hukum Gubernur Bengkulu Non Aktif Ridwan Mukti, Abdusi Syakir bahwa pihaknya juga belum mendapatkan informasi terkait kabar turunnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung tersebut.

“Kita belum dapat informasi itu, kita juga nanti akan mecoba konfirmasi terkait kabar tersebut,” singkatnya.

Data terhimpun sebelumnya, hasil putusan majelis hakim ditingkat banding menjatuhkan putusan yang lebih berat dibanding putusan sebelumnya ditingkat pertama. Ridwan Mukti dan Lily Martiani Maddari sebagai pebanding satu dan pebanding dua masing-masing dijatuhi hukuman pidana penjara selama 9 tahun, dan denda uang sejumlah 400 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Selain itu Ridwan Mukti juga dijatuhi hukuman tambahan berupa dicabut hak politiknya selama lima tahun yang artinya Ridwan Mukti tidak boleh dipilih dan memilih dalam pemilu. Pencabutan hak politiknya mulai berlaku setelah Ridwan Mukti menjalani hukuman pokok.

Untuk diketahui, dalam memori bandingnya, Pengadilan Tinggi dituding tidak menerapkan hukum sebagaimana mestinya, tidak sesuai ketentuan Undang-undang dan melampaui kewenangan.

Sebelumnya, Ketua Tim JPU KPK yang menangani perkara KPK, Chaerudin, menyatakan telah membuat memori kasasi kontra. Ia optimis putusan Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tinggi telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. [Ardiyanto]