Barang bukti motor yang dicuri.

PedomanBengkulu.com, Seluma — Kepala Kepolisian Sektor SAM Seluma Iptu Sukari diduga telah menjadi korban tindak pencurian sepeda motor (curanmor), Jumat (14/9/2018).

Kejadian bermula sekira pukul 03.30 WIB. Saat itu, anggota piket Polsek Sukaraja mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat dua orang yang mencurigakan di Kelurahan Dermayu Air Periukan dan diindikasi ingin melakukan pencurian di salah satu warung milik warga di kelurahan tersebut.

Mendengar informasi tersebut anggota reskrim Polsek Sukaraja langsung mendatangi lokasi.

Kemudian di lokasi anggota mengamankan salah satu terduga pelaku inisial HE (15), warga Desa Lubuk Lintang Seluma Kota.

HE diduga sebagai pelaku curanmor di Desa Napal Tais Seluma dengan korban Iptu Sukari selaku Kepala Kepolisian Sektor SAM Seluma.

Selain mengamankan terduga pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti sepeda motor jenis yamaha Mio J BD 5373 PJ.

Kasi Humas Polres Seluma, Iptu Edi Sunaryo, mengatakan anggota Polsek Sukaraja sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya.

“Untuk terduga pelaku yang berhasil diamankan saat ini diamankan di Mapolsek Sukaraja bersama barang bukti,” kata Kasi Humas.

Kasus pencurian kendaraan sepeda motor memang marak terjadi tak hanya di Bengkulu. Sejumlah cara dapat dilakukan untuk meminimalisir atau paling tidak menyulitkan para pencuri yang ingin mencuri motor.

Pelaku yang berhasil diamankan.

Berikut lima tips sederhana mengamankan sepeda motor yang dikutip dari situs hondacengkareng.com:

1. Kunci Stang ke Arah Kanan

Hal ini merupakan hal yang sangat mudah karena kita hanya perlu mengunci stang motor ke arah kanan. Beberapa video di dunia maya juga memperlihatkan bahwa motor dengan posisi kunci stang ke arah kanan akan sulit untuk dibobol maling. Namun, sayangnya metode ini tidak bisa diterapkan pada setiap motor karena motor dari pabrikan selain Honda tidak dapat dikunci menghadap ke kanan.

2. Manfaatkan Teknologi Side Stand Switch

Pencuri motor biasa melakukan aksinya dengan memilih motor yang paling cepat dan gampang dicuri. Maka manfaatkan teknologi Side Stand Switch untuk membuat para pencuri sedikit repot karena harus menggabungkan Side Stand Switch dengan standar tengah motor.

Side Stand Switch merupakan teknologi yang membuat motor tidak bisa dinyalakan saat standar samping diturunkan. Namun harus kembali disayangkan metode ini tidak bisa dipakai oleh semua jenis motor karena beberapa jenis motor tidak memiliki teknologi tersebut.

3. Pasang Pengaman Tambahan

Dengan menambahkan pengaman tambahan pada motor anda, resiko kehilangan motor dari para maling motor akan sedikit berkurang. Hal ini bertujuan untuk membuat repot para maling motor yang sudah mengintai dan mengawasi motor anda. Pengaman tambahan ini dapat berupa gembok yang dikaitkan pada lubang cakram depan dan rantai belakang apabila motor anda berjenis bukan matic. Dan pastikan ketika akan berkendara kembali untuk melepas pengaman tersebut.

4. Mencabut Tutup Busi

Salah hal yang penting mencegah pencurian adalah mematikan pengapian. Hal itu dilakukan dengan mencabut tutup busi pada sepeda motor. Langkah ini dianggap jitu karena motor tak akan bisa dihidupkan tanpa adanya tutup busi. Hanya saja, tip ini sulit digunakan pada motor matik dimana posisi businya tertutup bodi motor.

5. Pasang Alarm

Jika motor anda sudah memiliki fitur alarm tentunya anda tidak perlu lagi memasang alarm tambahan pada motor anda. Jika belum, anda dapat memasangnya di bengkel terdekat. Alarm tambahan yang ada dipasaran saat ini cukup beragam jenis dan cara kerjanya, tapi secara garis besar fungsinya sama yaitu meningkatkan keamanan motor anda.

6. Tempel Stiker atau Tanda “Pengenal”

Ada baiknya motor anda dipasang stiker pengenal yang berbeda dari motor yang lainnya. Hal ini untuk memudahkan pencarian seandainya sepeda motor anda hilang. Selain untuk memudahkan pencarian, tempelan stiker pengenal ini bisa membuat para maling berpikir ulang untuk mencurinya. [Ardiyanto]