PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Berkas perkara Bupati non aktif Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, Nursilawati dan Hendarti resmi dilimpahkan oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Pengadilan Negeri Bengkulu, Rabu (12/9/2018).

Salah satu Jaksa Penuntut Umum KPK Ali Fikri mengatakan, pelimpahan berkas perkara terhadap tiga orang tersebut sesuai dengan jadwal yang di tentukan setelah pihaknya menerima dari tim penyidik pada minggu lalu.

Sementara terkait jadwal sidang perdana tiga tersangka belum dapat di pastikan. Pasalnya sidang merupakan wewenang dari majelis hakim untuk menentukan jadwal sidang tersebut.

“Sesuai dengan jadwal, setelah kita menerima pelimpahan dari penyidik minggu lalu, pagi ini kita melakukan pelimpahan berkas perkara tiga orang tersangka tersebut ke Pengadilan. Kalau untuk jadwal sidangnya kita belum tau. Kita masih menunggu konfirmasi dari pihak pengadilan,” kata Ali Fikri.

Dikonfirmasi Humas Pengadilan Negeri Bengkulu Suparman, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas perkara Dirwan Mahmud, Hendarti, Nurailawati, dari Jaksa Penuntut Umum KPK.

Sementara untuk jadwal sidang belum ditentukan oleh Ketua Pengadilan Tipikor Bengkulu serta ketua majelis dan anggota yang akan menyidangkan perkara tersebut.

“Sudah ada pelimpahan berkas perkara itu. Berkasnya sudah masuk dan sudah kita terima. Jadwal sidang dan hakimnya belum di tentukan. Karena berkas perkaranya baru akan disampaikan ke pak ketua, nanti pak ketua yang menunjuk hakim. Setelah itu barulah ditetapkan jadwal sidang perdananya, mungkin minggu depan sidang perdananya sudah mulai,” jelas Suparman. [Ardiyanto]