Ilustrasi

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Setelah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolda Bengkulu, Ketua DPRD Kabupaten Seluma Husni Thamrin melalui Kuasa Hukumnya Husni Thamrin resmi melayangkan Praperadilan ke Pengadilan Negeri Bengkulu, Kamis (13/9/2018).

“Iya gugatannya sudah disampaikan ke panitra pengadilan negeri tadi pagi,” ujar Husni, saat di konfirmasi melalui telepon.

Dijelaskan Husni, fakta dalam lampiran gugatan yang disampaikan ke Pengadilan Negeri terkait penetapan tersangka Husni Thamrin yang disampaikan pihak Polda.

“Sementara itu dulu untuk materinya, nanti di persidangan baru kita buka. Kalau kita berani masukkan berarti ada bukti yang kita masukkan,” kata Husni.

Untuk sementara, lanjut Husni, pihaknya masih menunggu koordinasi dari Pengadilan untuk jadwal sidang awal. Dalam sidang awal, pihaknya menurunkan 5 orang dari kuasa hukum.

“Kita masih menunggu pihak pengadilan memanggil kita buat sidang awal. Untuk sementara tim kita 5 orang, saya selaku koordinator,” tandas Husni.

Di Bengkulu, Praperadilan memang bukan hal baru. Sebelumnya, mantan Walikota Bengkulu Helmi Hasan yang terpilih kembali baru-baru ini pernah mencatat menang dalam perkara penetapannya sebagai tersangka dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2013 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu.

Langkah yang sama diambil oleh mantan Wakil Walikota Patriana Sosialinda, para pimpinan DPRD Kota Bengkulu periode jabatan 2009-2014 dan mantan Walikota Ahmad Kanedi. Seluruhnya menang dalam Praperadilan yang diajukan oleh masing-masing. [Ardiyanto]