Pelantikan Pengurus Cabang PMII Provinsi Bengkulu dan Pengurus Cabang PMII se-Provinsi Bengkuku sekaligus menggelar Rapat kerja di Gedung Serbaguna Pemprov Bengkulu, Sabtu (22/9/2018).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu
Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Agus Herlambang resmi melantik
Ifansyah Putra sebagai pengurus koordinator Cabang PMII Provinsi Bengkulu dan Pengurus Cabang PMII se-Provinsi Bengkuku sekaligus menggelar Rapat kerja di Gedung Serbaguna Pemprov Bengkulu, Sabtu (22/9/2018).

Agus Herlambang menyampaikan untuk proses kaderisasi PMII masih ada dan tetap terus berjalan.

Ia juga menyampaikan tugas PMII yang paling utama adalah memastikan bahwa ajaran agama Islam dapat berjalan sebaik mungkin dan sesuai dengan akidahnya.

“Proses kaderisasi masih ada dan tetap terus berjalan. Kita pasti mampu membesarkan PMII Provinsi Bengkulu dengan tugas utama yang harus dilaksanakan, adalah memastikan ajaran agama Islam dapat berjalan dengan baik,” ujar Agus.

Ditambahkan Ifansyah Putra, ia mengajak bekerja sama untuk bersama sama agar dapat mewujudkan semua visi misi PMII dan semua yang menjadi cita-cita PMII.

“Saya merupakan simbol PMII dan mari kita bekerja sama untuk membangun PMII Cabang Provinsi Bengkulu sesuai visi dan misinya. Semoga dengan dilantiknya pengurus ini, dapat mengemban tugas dan amanah yang di berikan dengan baik untuk mewujudkan cita cita yang di inginkan PMII Cabang Provinsi Bengkulu,” inginnya.

Selain itu, anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Anarulita Muchtar usai mengikuti acara menuturkan bahwa PMII merupakan organisasi besar sehingga sudah semestinya mampu memberikan kontribusi dimasyarakat maupun generasi muda.

Dengan adanya pelantikan pengurus yang baru di Provinsi Bengkulu, lanjut Anarulita, PMII diharapkan semakin maju terus kedepannya. Sebab, kata dia, PMII itu organisasi tingkat nasional.

“Ya maju terus kedepannya. PMII inikan nasional, dan di Provisi Bengkulu PMII ini adalah organisasi besar untuk pergerakan mahasiswa,” ungkapnya.

Dijelaskan Anarulita, PMII mampu berkontribusi ke masyarakat yang dalam artian mampu memberi contoh teladan, tentunya yang berbasis Islam ke masyarakat maupun anak-anak muda di bawahnya.

Ia pun berharap PMII mampu memberikan edukasi di tingkat masyarakat apakah dalam bentuk pengajian atau memberi materi agama di masjid-masjid.

“Jadi mereka berperan dimasyarakat, jangan hanya menjadi organisasi besar saja tetapi tidak memberikan kontribusi. Pokoknya mereka bisa menyebar dan berperan dimasyarakat. Harapan saya seperti itu, jangan hanya menjadikan organisasi sebagai tempat saja,” harapnya.[Ardiyanto]