Ilustrasi

Nitrogen cair adalah nitrogen dalam wujud cairan bening yang memiliki suhu sangat rendah, yakni mendidih pada suhu -196 C. Zat kimia ini dihasilkan secara industri dengan distilasi fraksional udara cair. Nitrogen cair sering disingkat LIN (liquid nitrogen).

Namun, tampaknya pemakaian nitrogen cair dalam makanan baru marak akhir-akhir ini. Di Bengkulu sendiri makanan ini sangat populer selama Tabut berlangsung.

Nitrogen cair berfungsi mendinginkan makanan secara cepat, seperti es krim. Tinggal tuangkan nitrogen cair ke dalam adonan es krim yang sedang dikocok, es krim akan jadi dalam dua menit tanpa dimasukkan ke kulkas. Apalagi uap yang dihasilkan menimbulkan kesan menarik seperti di laboratorium.

Hasilnya adalah es krim dengan tekstur lebih lembut, karena kristal es yang dihasilkan lebih kecil daripada jika dibuat dengan cara biasa. Cepatnya waktu pendinginan juga membuat es krim yang dihasilkan lebih segar tanpa memerlukan gum, kuning telur, emulsifier, atau bahan penstabil lain.

Nitrogen cair sendiri pertama kali digunakan sebagai bahan untuk memasak di tahun 1980. Sifat nitrogen ada dua di mana dapat membekukan dan dapat membuat mendidih. Inilah bahaya – bahaya nitrogen cair bagi kesehatan kita:

– Mengganggu kerja aliran darah

Nitrogen cair yang dikonsumsi sebagai bahan makanan dapat mengganggu kerja aliran darah dalam tubuh kita. Nitrogen cair memang bukanlah sesuatu yang aman untuk dikonsumsi dan dijadikan bahan makanan. Karena sebenarnya mash banyak bahan yang lebih aman untuk membuat makanan menjadi beku dengan singkat.

– Kualitas oksigen dapat menurun

Karena mampu membuat aliran darah terganggu otomatis Nitrogen cair juga memiliki dampak bahaya bagi kualitas oksigen. Oksigen timbul atas proses aliran darah dalam jantung juga otak kita. Bila kerja aliran darah tidak sempurna, maka kualitas oksigen juga ikut tidak sempurna.

– Kelenjar tiroid tidak berfungsi dengan baik

Kelenjar teroid berfungsi untuk mengubah asupan yang masuk ke dalam tubuh menjadi energi. Bila kelenjar ini tidak berfungsi dengan baik tentu sangat menganggu organ penti lain dalam tubuh.

– Memicu kanker

Seperti halnya bahaya narkoba dan bahaya merokok, nitrogen cair yang masuk ke tubuh dapat membentuk nitro amina yang mana merupakan pemicu munculnya juga menumbuhkan sel kanker dalam tubuh kita. Ini menjadi alasan kuat untuk menghindari Nitrogen cair sebagai bahan pembuat makanan.

– Mengurangi Vitamin A

Bahaya lainnya adalah Nitrogen cair dapat mengurangi asupan Vitamin A dalam tubuh kita. Sifat Nitrogen cair yang sangat keras dapat mudah menyerap vitamin – vitamin yang masuk ke tubuh kita khususnya Vitamin A. Dan tentu membuat masalah baru bila kita kekurangan Vitamin A.

– Dapat menyebabkan luka bakar

Seperti yang sudah disebutkan, ada dua sifat dan efek yang dapat dikeluarkan dari senyawa Nitrogen cair. Salah satunya adalah membuat mendidih. Mengkonsumsi Nitrogen cair dapat menyebabkan luka bakar di usus maupun lambung kita. Gejalanya bisa dirasakan beberapa menit setelah menyantap makanan tersebut.

– Membuat perut meledak

Beberapa waktu silam ada kasus di mana perut seorang mahasiswa meledak akibat ia mengkonsumsi makanan yang diolah menggunakan bantuan Nitrogen cair. Ini dikarenakan Nitrogen cair dapat menambah volume sebuah benda dengan menambah kandungan gas yang sangat tebal dan banyak.

– Membuat sesak nafas

Menghirup Nitrogen Cair baik dalam bentuk gas atau lainnya dapat membuat dada kita terasa sesak. Maka dari itu bagi mereka ilmuwan ataupun koki yang memasak makanan dengan bantuan Nitrogen cair diwajibkan memakai pelindung tubuh di anataranya masker yang tebal, sarung tangan, juga penutup mata.

– Memicu cedera serius

Bersentuhan dengan Nitrogen cair yang memiliki dua sifat dapat menyebabkan cedera yang sangat serius. Misalnya saja cairan tersebut tidak sengaja menetes di kaki kita. Maka kaki kita akan mendidih dan rusak. Berbeda dengan apa bila kita menyelupkan kaki kita ke dalam cairan, maka kaki kita akan membeku seperti patung dan sama – sama membuat rusak.

Para ilmuwan di Indonesia juga sudah banyak yang menggunakan Nitrogen cair sebagai bahan pembuat makanan. Melalui media televisi dalam acara – acara talkshow juga sering ditunjukan pembuatannya yang bisa dibilang sedikit mengerikan. [Ivana]