PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Aksi demonstrasi yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu berlangsung ricuh, Selasa (18/9/2018). Pantauan lapangan, para pendemo melakukan aksi pelemparan batu ke arah Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Selain itu, pintu gerbang masuk gedung DPRD Provinsi Bengkulu nyaris roboh lantaran diduga akibat baku dorong antara pendemo yang memaksa masuk dengan petugas yang melakukan pengamanan.

Sekira pukul 14.08 WIB pendemo melakukan aksi pelemparan batu. Sementara petugas Kepolisian masih menembakan gas air mata untuk meredam kericuhan.

Dilansir sebelumnya, HMI menuntut pemerintah untuk segera melakukan perbaikan dan peningkatan pada sektor perekonomian menstabilisasi nilai tukar Rupiah, peningkatkan produksi ekspor dan pengurangan impor di segala lini, peningkatkan harga jual komoditas pertanian, adanya optimalisasi peran lembaga pemerintahan, lembaga legislatif untuk berpihak dan menyuarakan kepentingan masyarakat, menuntut pelaksanaan janji-janji pemerintahan yang belum terlaksana mengecam tindakan represif aparat kepolisian terhadap penyampaian aspirasi masyarakat.

Dalam aksi ini, mahasiswa tampak membawa keranda mayat yang bertuliskan “Pemerintah sing sabar”. Mahasiswa mengecam dan mengutuk kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam berbagai paket kebijakan ekonomi.

Saat itu pintu masuk gedung DPRD Provinsi Bengkulu dijaga ketat oleh aparat kepolisian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. [Ardiyanto]