Senam bersama di halaman depan Asrama Haji Bengkulu, Jum’at (28/9/2018).

Berbaur jadi satu penuh keakraban. Hal itu terlihat saat peserta Kompetensi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional tahun 2018 mengikuti senam bersama di halaman depan Asrama Haji Bengkulu, Jum’at (28/9/2018).

Kegiatan senam ini diikuti oleh seluruh peserta KSM dari berbagai provinsi se-Indonesia beserta para guru pendamping dan panitia.

Yuyun, selaku panitia KSM saat dimintai keterangan mengungkap bahwa kegiatan senam pagi ini bertujuan agar terjalin keakraban antar peserta KSM.

“Kegiatan senam ini bertujuan untuk menanamkan rasa kebersamaan dan kekompakan semua peserta KSM dan yang lebih penting lagi bisa membuat kita tetap sehat setelah beberapa hari ini disibukkan oleh berbagai kegiatan KSM,” jelasnya, Kamis (28/9/2018).

Perserta tampak bersemangat.

Dilain sisi, Sajlin, selaku peserta senam yang merupakan peserta KSM dari Nusa Tenggara Timur, ketika diwawancai oleh Jurnalis pedomanbengkulu.com sesaat setelah pelaksanaan senam menuturkan bahwa senam ini sangat mengasyikan.

“Senamnya berbeda dengan senam yang biasa saya lakukan, yang jelas lebih mengasikkan, diiringan musik dan gerakannya lebih bersemangat, walaupun saya belum paham gerakannya tetapi saya mengikuti kegiatannya dengan penuh semangat,” ujar Sajlin.

Data terhimpun, senam pagi untuk peserta KSM tingkat nasional tahun 2018 ini dipandu oleh Yulita Herliani dari Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Bengkulu yang memimpin 4 senam sekaligus, yakni senam jantung, senam Germas, senam Maumere serta pendinginan dan para peserta terpantau antusias mengikuti arahan pemandu senam tersebut.

Pembagian souvenir.

Musik remix bertempo cepat juga membuat peserta lebih bersemangat dan tampak hadir berbaur dengan peserta Ibu Sukmawati Bustasar yang merupakan istri dari H. Bustasar MS, Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu.

Setelah pelaksanaan senam bersama, acara dilanjutkan dengan pembagian souvenir kepada seluruh peserta senam oleh panitia KSM. [Nurhas Bunaida]