Rapat persiapan menyambut kedatangan menteri di Bengkulu Selatan

PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan – Akhir-akhir ini Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo sering melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu. Padatnya agenda Menteri ke Provinsi Bengkulu akhir-akhir ini dinilai memiliki misi terselubung menghadapi Pemilu 2019.

Eko Putro Sandjojo dituding melakukan ‘Kampanye terselubung’. Hal ini cukup beralasan, karena sang menteri saat ini tercatat dalam Daftar Calon Sementara DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu nomor urut 1 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pandangan tersebut diungkapkan oleh Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bengkulu Selatan, Herwandi. Menurut Herwandi, tudingan tersebut wajar saja karena dalam bulan Agustus 2018 saja Menteri Desa dua kali melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu. Hal ini dinilainya sangat jarang terjadi.

” Nah pada tanggal 14 dan 15 September ini, Mendes kembali ke Bengkulu. Tepatnya melakukan kunjungan ke Bengkulu Selatan. Padahal tahun lalu, Mendes juga berkunjung ke Bengkulu Selatan. Aneh saja, karena sangat jarang Pejabat sekelas menteri sangat rutin ke Bengkulu. Mungkin ada udang di balik batu,” sampai Herwandi.

Bukan hanya sering datang ke Bengkulu, wajah Sang Menteri Desa akhir-akhir ini juga rutin muncul di koran-koran media massa lokal dalam rubrik publikasi kementerian Desa. Termasuk pula baliho ukuran raksasa sang Menteri bersama Presiden Joko Widodo juga bertebaran.

“Kami minta kepada Bawaslu Bengkulu Selatan mengawasi kunjungan Menteri Desa ke Bengkulu Selatan nanti. Kuat dugaan kunjungan ini sangat kental nuansa kepentingan politiknya. Bisa saja Menteri ke Bengkulu Selatan menggunakan fasilitas dan dibiayai negara, tapi ada kepentingan terselubung Partai Politik dan kepentingan dirinya secara pribadi sebagai Caleg,” jelas Herwandi yang merupakan Caleg Dapil 2 DPRD Bengkulu Selatan dari PKS ini.

Terpisah, menyambut rencana kedatangan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi pada tanggal 14 dan 15 September 2018 mendatang, jajaran Pemkab Bengkulu Selatan menggelar rapat pada, Senin (10/9/2018). Rapat persiapan tersebut langsung dihadiri oleh Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi.

Dalam rapat tersebut mengemuka beberapa agenda kedua menteri tersebut. Sesampainya di Bengkulu Selatan pada Jumat (14/9/2018) rombongan Menteri akan memulai agenda mengunjungi Pasar Ampera, kemudian mengunjungi Pantai Pasar Bawah, Melakukan Panen Raya di Desa Nanjungan Kecamatan Kedurang Ilir dan melakukan penandatangan prasasti peresmian embung di Desa Tanjung Agung Kecamatan Seginim. Pada Jumat malam kedua Menteri ini memiliki agenda yang berbeda. Menpora menggelar ramah tamah di Balai Sekundang dan Menteri Desa Melakukan kunjungan ke pesantren. Namun kunjungan menteri desa ke pesantren di luar protokoler dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah.

Selanjutnya pada Sabtu (15/9/2018) pagi, kedua menteri ini dijadwalkan mengikuti kegiatan Sepeda Nusantara. Kegiatan tersebut akan diikuti ribuan peserta.

“Kita harus bisa mengambil manfaat dari kedatangan menteri ini. Kedatangan Menteri ini harus memberi manfaat bagi kepentingan Bengkulu Selatan. Seperti apa saja program-program dari kementerian yang bisa masuk ke Bengkulu Selatan. Makanya kita minta jadwal audiensi seluruh OPD dengan menteri,” sampai Plt Bupati Bengkulu Selatan.

Menyikapi hal tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Azes Digusti mengaku akan melakukan pengawasan ketat terhdap kunjungan menteri. Dirinya mengaku akan menginstruksikan jajaran Bawaslu Bengkulu Selatan agar melakukan pengawasan. Dirinya mengingatkan kepada seluruh Bacaleg, bahwa saat ini belum memasuki masa kampanye. Kampanye baru akan dimulai setelah ditetapkannya Daftar Calon Tetap (DCT).

“Kita akan lakukan pengawasan terkait kunjungan menteri tersebut. Kita akan sampaikan juga ke seluruh jajaran sampai ke bawah untuk melakukan pengawasan dengan mengedepankan fungsi pencegahan,” pungkas Azes Digusti. [Apdian Utama]