Tersangka

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Setelah hampir 1 x 24 jam melakukan pemeriksaan terhadap JA (27), pelaku pembunuhan Aulia Selfiana (27) yang tak lain adalah istrinya sendiri akhirnya petugas mengetahui latar belakang serta motif JA nekat membacok Korban hingga tewas di kediaman mereka, Dusun 2 Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang, Sabtu malam (15/9).

“Dari pengakuan JA yang saat ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka ini terungkap jika sebelumnya memang antara korban dan tersangka sudah ada cekcok terlebih dahulu hingga akhirnya JA membacok Korban hingga tewas,” tegas Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Ordiva, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP. Jery Antonius Nainggolan, SIK, minggu (16/9).

Dijelaskan Kasat, latar belakang cekcok antara tersangka dan korban yaitu disebabkan karena tersangka merasa kerap tidak diperhatikan oleh Korban. “Jadi perbuatan JA spontan saja dilakukan karena emosi sesaat yang muncul saat tersangka dan korban bertemu di rumah mereka,” jelas Kasat.

Dilanjutkan Kasat, hingga saat ini pihaknya masih memelakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang ada guna menggali kemungkinan motif motif lain yang melatarbelakangi perbuatan tersangka. “Saat ini, JA sudah mendekam di sel tahanan Polres Rejang Lebong guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasat.

Seperti dilansir sebelumnya, JA (27), Warga Dusun 2 Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang akhirnya tertangkap oleh petugas Polres Rejang Lebong setelah sempat menghilang usai membacok Aulia Selfiana (27), Warga Dusun 2 Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang, Sabtu (15/9) sekitar pukul 18.30 WIB hingga tewas mengenaskan setelah dibacok enam kali oleh JA (27) yang tak lain adalah istrinya sendiri. Hingga saat ini, petugas Sat reskrim Polres Rejang masih memeriksa pelaku serta sejumlah saksi lainnya untuk mengetahui motif aksi nekat pria berprofesi petani ini.

Berdasarkan keterangan sementara saksi Erna Atika (48), yang tidak lain adalah ibu kandung pelaku, sebelum peristiwa berdarah ini terjadi, antara pelaku dan korban tidak ada permasalahan atau cekcok yang terjadi.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan tim medis terhadap tubuh korban, ada 6 luka akibat sayatan senjata tajam jenis golok yang menyebabkan Korban meningg dunia. Diantaranya, luka Bacok di leher bagian belakang sepanjang 12 Cm Lebar 4 Cm kedalaman 4,5 Cm, luka Bacok Kepala bagian belakang sebelah kiri Panjang 3 Cm,Lebar 1 Cm, kedalaman 0,5 Cm, luka bacok Rahang Kiri Panjang 14 Cm,Lebar 4Cm, Dalam 4 Cm, luka Bacok Pundak Bagian belakang Panjang 15 Cm,L 5 Cm, Dalam 5 Cm, luka Bacok Punggung Panjang 17 Cm, Lebar 3 Cm, Dalam 4 Cm. Luka Bacok Punggung Panjang 6 Cm, Lebar 1 Cm, Dalam 1 Cm. [Ifan Salianto]