Para Pelaku saat digiring polisi

Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Empat tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Manna, Selasa (04/09/18) pagi, kedapatan mengkonsumsi sabu-sabu. Keempat tahanan itu tampaknya tidak jerah berurusan dengan barang haram itu. Padahal diantara keempat orang tersebut merupakan tahanan dalam kasus Narkoba. Akhirnya keempat orang tersebut oleh petugas Rutan Manna di serahkan ke pihak Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan untuk diproses hukum.

Empat orang itu yakni, Agus Maulana (29) merupakan terpidana narkoba yang dikirim oleh PT Bengkulu. BHA (34) yaitu tersangka narkoba yang baru 1 hari dititipkan oleh Satnarkoba Polres Kaur di Rutan Manna, Dedi Putra(31) terpidana Narkoba yang dikirim dari PT Bengkulu dan Efrediansyah yang merupakan tahanan Rutan Manna.

Adapun kronologis kejadian penangkapan, yaitu dari keterangan salah seorang yang baru satu hari tidur di hotel Pordeo Jalan Duayu Kecamatan Pasar Manna yakni BHA. Dari pengakuannya, bermula dari narkotika yang di konsumsi tiga orang rekannya itu adalah miliknya yang disimpannya di dalam tanah lokasi rutan.

“Begini ceritanya, saya akui sabu itu benar milik saya. Cuma sedikit kalau dihisap paling 20 sut, tapi saya tidak ikut mengkonsumsi,” terangnya sebagaimana dikutip dari lintasbengkulu.com.

Diceritakan BHA, sabhu tersebut sudah lama didmpannya di telapak sandal miliknya jauh hari sebelum dirinya ditangkap Satresnarkoba Polres Kaur beberapa hari lalu.

“Nah saat saya masih di Polres Kaur dan akan dikirim ke LP Manna, sandal tersebut diantar oleh istri dan kedua orang tua saya beserta baju dan pakaian lainnya. Istri saya tidak tahu sama sekali kalau sabu sisa itu terselip di sandal,” katanya.

Setelah sampai di Kota Manna dan sebelum masuk LP, takut ketahuan lalu sabhu yang dibungkus menggunakan plastik bening tersebut dimasukan kemulutnya hingga masuk kamar tahanan. Kebingungan, lalu sabhu tersebut di simpan didalam tanah di lokasi dalam rutan.

Saat dikamar tahanan BHA cerita dengan sesama tahanan yakni Agus Maulana. Oleh Agus sabhu tersebut diambil dan di pakai tanpa sepengatahuannya. Namun BHA tetap ikut diangkut ke Mapolres BS bersama tiga rekannya yang lain untuk diproses lebihlanjut.

Sementara itu Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomi SIK melalui Kasatnarkiba Iptu R Ginting membenarkan penangkapan ke empat tahanan Rutan kelas II B kota Manna tersebut.

“Iya benar, empat orang itu sudah kita amankan di Mapolres. Mereka akan kita periksa lebih lanjut,” demikian Ginting. [Apdian Utama]