Ilustrasi

Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Setelah bertahun-tahun menunggu, sebentar lagi Kabupaten Bengkulu Selatan bakal memiliki Sekretaris Daerah (Sekda definitif. Saat ini proses seleksi (lelang jabatan) tengah dimulai. Tim Seleksi (Timsel) pun telah terbentuk.

“SK Timsel telah ditandatangani Plt Bupati tanggal 17 September yang lalu,” jelas Penjabat Sekda Bengkulu Selatan, Yulian Fauzi.

Timsel diketuai oleh akademisi yang juga Rektor Universitas Hazairin Bengkulu (Unihaz), Yulfiperius. Anggota Timsel lainnya yakni Budiman Sakti (akademisi Unihaz), Rahimandani (Akademisi), Fachrurrozie (akademisi Unib) dan Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Diah Irianti.

Untuk proses lelang Sekda ini, sambung Yulian Fauzi menelan anggaran Rp300 juta yang diplot dalam APBD Perubahan Bengkulu Selatan 2018 Ditargetkan proses lelang selesai dalam waktu tiga bulan.

Bagi pejabat yang berminat untuk mengikuti seleksi, menurut Yulian syaratnya berumur maksimal 56 Tahun, pangkat/golongan minimal IV B, setidak-tidaknya dua kali menduduki jabatan eselon II dengan masa kerja minimal 2 tahun. Serta pendidikan minimal Strata I.

“Kalau saua tidak salah itu diantara persyaratannya. Tapi kepastian syaratnya secara resmi menunggu pengumuman Timsel. Termasuk juga apakah nanti lelang bisa diikuti oleh pejabat di luar daerah atau tidak, itu teknisnya Timsel yang mengatur,” beber Yulian yang mengaku telah berusia 56 tahun ini.

Di sisi lain, beberapa nama pejabat di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan memenuhi persyaratan sebagai calon Sekda. Contohnya Kepala Dinas Koperindag dan UM, Herman Sunarya, Kepala Dinas Kominfo Supran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Iskandar, Kepala Dinas Perikanan Novianto, Assisten II Novman Ahmad Ali, Assisten III Arjo dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Gunawan Suryadi. [Apdian Utama]