PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kompetisi sains madrasah tingkat nasional tahun 2018 merupakan acara lomba sains yang di ikuti se-indonesia. Kali ini acara lomba sains madrasah tingkat nasional dilaksanakan di Gedung Gunung Bungkuk, STQ kota Bengkulu.

Kegiatan KSM (Kompetisi Sains Madrasah) ini adalah wadah bagi para siswa/siswi untuk menyalurkan bakat dan potensi nya di bidang sains dan teknologi. Acara ini mengambil tema ‘Integrasi sains islam untuk madrasah lebih hebat dan bermartabat’.

KSM 2018 ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif melalui penumbuh kembangan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi meraih prestasi terbaik dengan kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai Islam dalam mempelajari dan memahami sains.

Rohidin Mersyah selaku Plt Gubernur Bengkulu dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada menteri agama republik Indonesia atau yang mewakili dan kepada para peserta KSM.

“Dengan ditetapkannya Bengkulu sebagai tuan rumah dalam acara KSM ini, menjadi kebangga tersendiri bagi kami masyarakat Bengkulu terlebih kepada saya selaku Plt Gubernur kota Bengkulu, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Bengkulu kami ucapkan selamat datang untuk kementrian agama yang di wakili oleh Direktorat Jendral Pendidikan Islam, dan untuk siswa/siswi berprestasi dari seluruh indonesia serta kontingen dari berbagai provinsi yang dapat hadir se-indonesia,” kata Plt Gubernur, Selasa (25/9/18).

“Kegiatan ini adalah kegiatan sangat bermanfaat, gunakan kegiatan ini secara produktif menjadi wadah ajang prestasi. Untuk siswa/siswi tampillah yang terbaik apabila nanti menang jangan sombong. Harapannya semoga ajang kompetisi ini menjadi forum silaturahmi serta menjadikan kita semakin bersatu,” tambahnya.

Acara Kompetisi Sains Madrasah ini merupakan pergelaran kompetisi yang ke 7. untuk tingkat SD, MTS, MA. Seluruh peserta ada sekira 4.000 siswa/siswi beserta kontingen se indonesia. Ada beberapa bidang studi yang dilombakan pada KSM.

Untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), mata pelajaran yang dilombakan adalah Matematika dan IPA. Untuk tingkat madrasah tsanawiyah, selain matematika dan IPA, mata pelajaran IPS juga dilombakan. Sedang untuk tingkat madrasah aliyah (MA), bidang studinya mencakup: matematika, biologi, fisika, kimia, ekonomi, dan geografi.

Dalam sambutannya Mentri agama yang diwakili oleh Ditjen Pendis (Direktorat Jenderal Pendidikan Islam) Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, M.A.

“Semoga dengan adanya acara ini dapat menjadikan negara indonesia yang religius dan menjadi identitas agama islam yang paling sosial, semoga acara KSM ini dapat berjalan dengan lancar, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Gubernur Bengkulu beserta masyarakat Bengkulu yang sudah menjadi tuan rumah acara KSM ini, dan semoga acara ini dapat menjadi ajang silaturahmi bagi semuanya,” ujarnya. [Mitha]