Indonesia telah berusia 73 tahun, jika itu diibaratkan manusia tentulah sudah menjadi kakek atau nenek. Namun, sekarang ini Indonesia masih seperti bayi yang merangkak dengan banyaknya permasalahan untuk lancar berjalan.

Generasi milenial yang dicanangkan sebagai generasi emas Indonesia saat berusia 100 tahun nanti pun tak luput dari banyak masalah. Dari mulai lebih membanggakan produk dan serba-serbi luar negeri hingga tak berani dan ciut untuk mengkritik pemerintah.

Nah, untuk menajamkan mata pisau nasionalisme di dalam diri generasi milenial sebenarnya ada banyak cara, satu diantaranya ialah liburan yang bermanfaat.

Bagaimana bisa? Bukankah liburan hanya untuk senang-senang? Oh, tentu tidak. Mengasah dan belajar nasionalisme juga bisa dengan cara yang menyenangkan seperti liburan berikut ini.

1. Menonton film edukasi Indonesia

Tidak kalah dari negara-negara lain, industri film di Indonesia juga semakin berkibar. Agar generasi muda bisa makin mencintai negerinya, ia bisa diajak untuk menonton film sejarah ataupun edukasi.

Misalnya saja film Kartini dan Sukarno yang menceritakan jasa pahlawan nasional, atau film Laskar Pelangi dan Cahaya dari Timur yang bisa menyemangati anak untuk belajar dan berprestasi setinggi mungkin.

2. Mengunjungi museum

Salah satu cara untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada generasi muda adalah dengan mengajaknya mengunjungi museum-museum yang ada di Indonesia, seperti Museum Nasional Indonesia berisi koleksi sejarah Indonesia seperti prasasti dan keramik. Bisa juga ke Museum Fatahillah berisi penjelasan sejarah berdirinya Kota Jakarta. Dan Museum Wayang berisi lebih dari 4.000 koleksi wayang dari berbagai negara, terutama dari Indonesia.

3. Mengenalkan Cerita Rakyat Indonesia

Generasi muda jaman sekarang hafal dengan jalan cerita komik superhero dari Amerika. Tapi, mereka mungkin belum pernah mendengar serunya cerita-cerita rakyat dari Indonesia, seperti kisah Timun Mas, Tangkuban Perahu, dan Rara Jonggrang. Ada banyak hal yang bisa ia pelajari dari cerita rakyat, seperti nilai budaya dan pentingnya berbuat baik kepada sesama.

4. Mencoba permainan tradisional

Kehadiran gadget bisa membuat generasi muda ketagihan dan malas keluar rumah. Coba kurangi ketergantungan tersebut dengan mengajaknya bermain permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, kelerang bola bekel, congklak, dan lompat tali. Permainan ini dapat menumbuhkan jiwa sportifitas dan kerjasama.

5. Menikmati kekayaan kuliner Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan kuliner terbaik di dunia. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk mengajak mereka berkelana dan mengeksplor keberagaman hidangan Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. [Eva De]