Dilatarbelakangi semangat pengabdian kepada kampung halaman dan tanah kelahiran, Ir Wismen A Razak MSi, memutuskan untuk maju menjadi Calon anggota DPR RI Dapil Bengkulu. Politisi nasional yang menjabat sebagai Ketua Departemen Pendidikan Politik dan Kebudayaan DPP Partai NasDem ini menjadi harapan baru untuk mewujudkan Bengkulu maju.

Wismen merupakan mantan Calon Bupati Kabupaten Mukomuko tahun 2015 yang mendulang puluhan ribu suara. Bagi alumni Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu ini, menjadi anggota DPR RI bukan sekedar untuk menjadi pejabat negara. Lebih dari itu, bagi dia menjadi legislator di Senayan adalah instrumen yang kuat untuk membuat Bengkulu dapat lebih maju dan sejahtera.

“Dengan menjadi DPR RI, tentu saya akan menjadi penyambung lidah masyarakat Bengkulu. Saya menjadi pembawa pesan, pembawa harapan rakyat dan memperjuangkan harapan-harapan itu supaya terealisasi dan dapat dinikmati rakyat sebagai warga negara yang berhak mendapat kesejahteraan dari negara,” kata suami dari Syaida Hendriani SSos itu.

Wismen menegaskan, menjadi DPD RI adalah sarana untuk memperjuangkan aspirasi, membela hak-hak dan mewujudkan harapan rakyat.

“Itulah kenapa saya termotivasi untuk menjadi calon Anggota DPR RI. Bila tidak, apa yang bisa saya lakukan membantu rakyat dan memajukan tanah kelahiran ini? Tentu tidak akan signifikan,” ungkap Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu se-Pulau Jawa ini.

Alasan lainnya, Direktur Utama PT Nibung Bumi Lestari ini melanjutkan, ia berkeinginan membangun dengan memperjuangkan anggaran-anggaran APBN untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Bengkulu.

“Makanya saya menawarkan kepada masyarakat untuk berjuang bersama saya, karena tidak semua orang punya kesempatan untuk maju sebagai calon anggota DPR RI. Saya ingin bersama masyarakat Bengkulu. Intinya, saya ingin mendedikasikan hidup ini untuk memperjuangkan nasib rakyat provinsi Bengkulu. Bukan untuk diri saya, tapi untuk semua,” tandas Wismen.

Untuk mengetahui keadaanya nyata yang dialami rakyat, pria yang pernah menjadi dosen Fakultas Pertanian Universitas Prof Hazairin SH Bengkulu KAM Argamakmur dan Mukomuko ini sering turun ke bawah, hadir di tengah-tengah rakyat.

“Saya ajak mereka bicara, saya ajak diskusi, saya dengar suara mereka, saya dengar kata hati mereka, saya catat keinginan dan harapan mereka. Saya bersumpah dalam diri saya, bahwa semua harapan mereka akan saya perjuangkan. Secara umum kehidupan di Bengkulu, kehidupannya masih banyak yang prasejahtera dan tidak sedikit yang masih kategori miskin atau butuh bantuan. Kondisi ini membuat saya semakin bersemangat untuk bisa segera memperjuangkan kehidupan mereka, membela hak-hak mereka. Karena impian dan harapan saya adalah bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wismen menggambarkan.

Mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2006–2010 ini menjelaskan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan membuat negara hadir memfasilitasi kebutuhan rakyat dari APBN.

“Inilah tugas kewajiban saya nantinya, memastikan APBN untuk kesejateraan rakyat. Ini semua akan saya perjuangkan supaya Provinsi Bengkulu secara umum, mendapat porsi pembangunan yang cukup untuk membangun sumber daya manusia dan membangun sarana prasarana atau infrastruktur yang dibutuhkan,” imbuh Wismen.

Lantas apa persoalan mendasar yang dihadapi Bengkulu saat ini menurut Wismen?

“Persoalan mendasar bagi masyarakat Provinsi Bengkulu secara umum hampir sama dengan daerah lainnya. Banyak permasalahan yang timbul. Tapi inti dari semua permasalahan itu adalah, masih kurangnya sarana dan prasarana, rendahnya kesejahteraan, rendahnya tingkat pendapatan masyarakat atau masalah ekonomi. Termasuk, daya beli dan lapangan kerja. Inilah yang paling harus difokuskan. Jika mengurai semua masalah, akarnya adalah rendahnya anggaran pembangunan daerah dan masalah ekonomi. Makanya kita fokus di situ, meningkatkan infrastruktur, kesejahteraan dan pendapatan rakyat,” urainya.

Bagaimana langkah konkret menyelesaikannya?

“Langkah konkret menyelesaikan masalah itu, terletak bagaimana meningkatkan anggaran pembangunan dan pendapatan masyarakat. Bengkulu ini banyak petani dan nelayan. Industri ada, tapi tidak terlalu besar. Hal paling penting itu adalah, bagaimana APBN menyediakan dan mengalokasikan anggaran pembangunan untuk infrastruktur, bantuan-bantuan untuk pertanian dan nelayan, seperti ketersedian bibit, peralatan olah lahan pertanian, saprodi pertanian, alat tangkap nelayan, teknologi pengolahan hasil tangkap dan jaminan pasar yang baik untuk hasil produksi. Serta, bantuan lain yang bersifat meningkatkan produktivitas pertanian dan nelayan. Kemudian, APBN mesti mengalokasikan anggaran untuk sarana prasarana pasca menanam dan panen. Jangan sampai terjadi panen baik, tapi hasilnya sulit dibawa ke pasar. Makanya, sarana penunjang harus dibangun dari sentra pertanian menuju pasar. Selain itu, bantuan-bantuan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia harus dialokasikan melalui APBN. Pendidikan dan Kesehatan harus mendapat porsi yang baik. Kita harus pastikan SDM Bengkulu meningkat kualitasnya. Tentunya lewat pendidikan yang mumpuni, bukan hanya kesehahteraannya saja. Itu yang akan saya lakukan nanti, mengawal dan memastikan anggaran untuk Bengkulu di APBN betul-betul teralokasi. Setelah itu, saya juga akan turun memastikan anggaran itu sampai di tangan masyarakat. Tentunya, bidang pertanian, Perikanan, Pendidikan dan Kesehatan. Inilah hal paling perlu, selain mendatangkan investasi ke Bengkulu. Memasarkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Pariwisata yang ada lewat promosi promosi. Itu semua hanya akan bisa dilakukan lewat kerja sama semua pihak. Tidak hanya saya, tapi juga Pemerintah Daerah, harus ada sinergisitas disini. Makanya, saya mengajak semua bersama-sama untuk melangkah bersama demi Bengkulu yang terus meningkat kualitas kehidupannya dan meningkat kualitas manusianya. Persoalan rendahnya harga jual TBS sawit masyarakat akan menjadi perjuangan khusus bagi saya di DPR RI,” jelas Wismen.

Apa potensi yang perlu dikembangkan di Bengkulu guna menyelesaikan persoalan yang ada?

“Bicara potensi, Bengkulu ini punya banyak potensi. Meski tidak terlalu banyak juga potensi unggulan yang signifikan. Tapi, potensi yang kita miliki cukup beragam dan banyak. Ini semua bisa kita maksimalkan pemanfaatannya untuk rakyat. Selama ini, Bengkulu didominasi pertanian, perkebunan dan perikanan laut. Komoditi pertanian dan perkebunan masih yang paling besar. SDA atau mineral cukup bagus. Lahan juga semakin terbatas untuk pengembangan dan perluasan lahan pertanian dan perkebunan. Makanya sebagai sumber ekonomi baru, kita harus fokus membesarkan dunia pariwisata. Terlebih, Bengkulu memiliki keindahan alam yang sangat mewah, kita punya pantai-pantai yang indah, danau, sumber air terjun dan kita punya hutan lindung yang menawan. Tapi, belum terjual atau terpromosikan secara baik. Belum juga dikelola dengan baik supaya menjadi tujuan kunjungan wisata. Makanya, salah satu andalan Bengkulu ekonomi ke depan adalah mengelola pariwisata dan menjadikannya sumber pendapatan,” paparnya.

Seperti apa bentuk perjuangan yang akan Anda lakukan nanti?

“Bentuk perjuangan yang saya lakukan tentu perjuangan yang baik, perjuangan yang all out, dan tidak mengenal menyerah, totalitas sebagai seorang legislator. Bila nanti terpilih menjadi anggota DPR-RI, saya akan aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak eksekutif yang menyusun anggaran dan program di APBN. Saya bakal pastikan bahwa Provinsi Bengkulu tidak boleh ketinggalan alokasi APBN untuk bisa mengimplementasikan apa-apa saja yang saya sampaikan di atas. Fokus saya nanti, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Hal ini saya lakukan agar alokasi anggaran untuk Bengkulu, betul-betul masuk dan teralokasi. Itu perjuangan saya di DPR-RI nanti. Selain itu, saya aktif menpromosikan destinasi wisata Bengkulu ke Nasional dan dunia internasional, mengajak investor mau berinvestasi di Bengkulu. Saya pikir bila itu bisa dan berhasil dilakukan, insya Allah Bengkulu akan lebih maju dan lebih sejahtera. Saya targetkan diperiode 2019-2024, DPR RI harus mampu menuntaskan Undang-Undang Persawitan Nasional, sehingga petani sawit mendapat perlindungan dalam menjalankan usahanya,” tukasnya.

Terkait lembaga DPR-RI sekarang ini, bagaimana Wismen melihatnya?

“DPR RI secara lembaga belakangan kita lihat menurun kualitasnya dan menjadi salah satu lembaga negara yang kurang mendapat kepercayaan masyarakat. Itu tercermin dari hasil survei yang ada. Terlebih, banyak juga anggota DPR RI terlibat korupsi. Ini memang menjadi masalah sendiri bagi lembaga DPR RI. Padahal, DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat harusnya menjadi lembaga yang paling dipercaya rakyat. Tapi mengapa justru DPR-RI menjadi lembaga yang tidak dipercaya rakyat? Inilah yang harus dibenahi. Partai juga kita harapkan memilih caleg yang integritasnya baik, sehingga ke depan anggota DPR-RI terpilih adalah orang-orang berintegritas baik. Sistem juga harus diperbaiki. DPR-RI harus dibuat lebih terbuka dan harus ada pengawasan yang baik dari masyarakat dan partai terhadap kadernya,” tuturnya.

Jika terpilih, apa yang akan dilakukan Wismen untuk membenahi DPR RI?

“Kalau saya diizinkan Allah subhana wa ta’ala terpilih jadi DPR RI, insya Allah terpilih ya, maka saya akan menggalang transparansi di DPR RI. Pembahasan anggaran dengan eksekutif yang terbuka, transparan. Intinya, keterbukaan, akses informasi tentang kegiatan DPR-RI harus mudah didapat dan diketahui masyarakat. Sehingga, rakyat tahu DPR-RI-nya sedang apa dan sedang di mana. Itu akan membuat pengawasan dari masyarakat menjadi sangat dekat. Itu hak rakyat, karena DPR-RI ini kan tuan dan majikannya adalah rakyat. Jadi tuannya harus tahu apa yang dilakukan wakilnya. Intinya itu,” ujarnya.

Bagaimana keyakinan Wismen bisa memenangkan Pemilu 2019?

“Keyakinan tentu harus dibangun dan dipupuk. Tanpa keyakinan, maka pekerjaan kita akan terasa berat. Keyakinan itu justru modal awal untuk bekerja bersama rakyat. Tanpa keyakinan, maka kita tidak akan percaya diri untuk dekat dengan rakyat. Jadi masalah keyakinan, ya harus yakin penuh. Maka keyakinan akan menjadikan kita semangat. Semangat akan membuat kita terasa ringan bekerja, maka kita akan selalu punya energi untuk datang kepada rakyat dan mendengar suara rakyat,” bebernya.

Bagaiman dukungan keluarga atas keputusan Wismen maju jadi calon anggota DPR RI?

“Terkait keluarga, tentu menjadi yang nomor satu bagi saya. Restu dan izin dari istri tercinta yang selalu setia mendampingi saya mengarungi hidup ini adalah mutlak. Doa anak-anak dan kakak adik, tentu menjadi energi tak terhingga bagi saya. Mereka adalah kumpulan semangat dan kumpulan energi bagi saya. Mereka semua mendukung langkah saya maju di kancah politik. Mereka merestui saya bertarung menjadi wakil rakyat. Demikian juga keluarga lainnya, teman-teman, handai taulan, sanak famili dan semua orang terdekat dengan saya, mendukung dan memberi restu atas langkah saya. Tanpa restu mereka, saya tentu bukan apa-apa. Jadi, mereka semua ada bersama-sama dengan saya dalam dukungan dan dalam doa,” demikian Wismen. [MediacenterWAR]

Daftar Riwayat Hidup

Daerah Pemilihan: Bengkulu
Nomor urut bakal calon: 4
Nomor Induk Kependudukan: 1706020605700001
Nama lengkap: Ir. Wismen A Razak, M.Si
Tempat/tanggal lahir/Umur: Mukomuko/ 06 Mei 1970/ 48 Tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Agama: Islam
Status Perkawinan: Kawin

Nama Isteri: Syaida Hendriani, S.Sos
Jumlah anak: 5 (Lima)
Friesgina Wiska, S.Pt, M.Si (Karyawan Swasta)
Indah Dwi Tiara, S.Pi (Karyawan BUMN)
Salju Qurrata Ayyun (Pelajar)
Tan Hana Dharma Mangrwa (Pelajar)
Adia Bimala Wismen (Belum Sekolah)

Alamat Tempat Tinggal: Jl. Daksa Piun No. 10
RT/sebutan lain: 007
RW/sebutan lain: 003
Kelurahan/Desa*): Kalibata
Kecamatan/Distrik: Pancoran
Kabupaten/Kota: Jakarta Selatan
Provinsi: DKI Jakarta

Riwayat pendidikan:

a. SD Negeri 02 Mukomuko Tahun 1976 – 1982
b. SMP Negeri 01 Mukomuko Tahun 1982 – 1985
c. SMA Negeri 01 Mukomuko Tahun 1985 – 1988
d. Universitas Bengkulu Tahun 1988 – 1993
e. Universitas Jenderal Soedirman Tahun 2007 – 2010

Riwayat organisasi:

a. Ketua DPD KNPI Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2003 – 2006
b. Ketua I DPD KONI Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2004 – 2007
c. Ketua Panwaslu Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2004 – 2005
d. Ketua DPD PAN Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2005 – 2010
e. Ketua DPD KNPI Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2006 – 2010
f. Ketua PTMSI Kabupaten Mukomuko Prvinsi Bengkulu Tahun 2006 – 2011
g. Depatemen Pendidikan Politik dan Kebudayaan DPP Partai NasDem Tahun 2013 – 2017
h. Ketua Ikatan Alumni UNIB Se Pulau Jawa Tahun 2014 – Sekarang

Riwayat pekerjaan:

a. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Prof. Hazairin, SH Bengkulu KAM Argamakmur dan Mukomuko Tahun 1991 – 2000
b. Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional (TKPMP) Pendamping Program IDT di Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 1994 – 1997
c. Penataran P-4 Tingkat Nasional di Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 1995 – 1998
d. Tenaga Ahli pada Balitbang Transmigrasi Kurotidur di Bengkulu Utara Tahun 1996 – 1998
e. Tenaga Penyuluh Lapang Dinas Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 1999 – 2000
f. Komisaris Utama PT. Nibung Bumi Lestari Tahun 2014 – 2016
g. Direktur Utama PT. Nibung Bumi Lestari Tahun 2016 – Sekarang

Riwayat Perjuangan:

1. Calon Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko Tahun 2009
2. Calon Bupati Mukomuko Tahun 2015

Sosial Media yang aktif:

1. Facebook
2. Instagram

Perolehan suara

1. Calon DPRD Tahun 2009 (820 Suara)
2. Calon Bupati Tahun 2015 (20.786 Suara)

Ayah: A Razak (Alm)
Ibu: Nurazima (Alm)

Saudara Kandung

1. Risber A Razak, SH (PNS)
2. Lita Ramisda, S.Pd. M.Pd (PNS)
3. Prismadi A Razak (Wiraswasta)
4. Muh. Ampera A Razak, SE (PNS)
5. Ratu Yarahmi, S.Pd, M.Pd (PNS)
6. Hitatun A Razak (PNS)
7. Resdi Budaya A Razak, SKM (PNS)
8. Dr. Gushevinalti, S.Sos, M.Si (PNS)

Ayah Mertua: Saryono (Wiraswasta)
Ibu Mertua: Rosida (Ibu Rumah Tangga)
Menantu: Vicky Ferandika Yanuar, S.Sos (Wiraswasta)

Ipar
1. Zulhaini, S.Pd (PNS)
2. Supardji, S.Pd (Pensiunan PNS)
3. Arni Gusnita, S.Pd (PNS)
4. Minarni (Wiraswasta)
5. Suharmanto, S.IP (Karyawan Swasta)
6. Mirda Astuti, S.KM (PNS)
7. Devi Yuliarsi, A. Md (PNS)
8. Indra Cahayadinata, SP, M.Si (PNS)
9. Heri Andriyan, S.Kom (Karyawan Swasta)
10. Wahyu Arif Hidayat (Mahasiswa)
11. Dimas Aditiya (Pelajar)

Paman: Muslim Chatim (Alm)