lepat binti

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tak pernah lepas dari yang namanya makanan. Mulai dari makanan pokok, kue-kuehan, hingga cemilan. Makanan tradisional sering dijadikan sebagai ciri khas suatu daerah ataupun suku.

Seiring perkembangan zaman, banyak jenis makanan baru seperti nastar dan brownis mulai berkembang di daerah Bengkulu. Namun,makanan tradisional tetap terjaga agar tidak punah, khususnya kue-kuehan atau makanan tradisional.

Berikut uraian makanan tradisional yang berasal dari Bengkulu:

1. Lepat Binti
Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan yang diadon dengan santan agar lebih gurih, kemudian dibuat seperti bola pimpong dan diisi tengahnya dengan kelapa parut yang dimasak bersama gula merah. Lepat binti biasa disajikan dalam acara adat.

2. Kelicuak
Bahan utama kue yang satu ini adalah pisang yang telah matang dan beras ketan. Pisang yang telah matang dihancurkan dan dicampur dengan ketan yang telah dibersihkan, kemudian dibungkus dengan daun pisang dibentuk menyerupai piramid lalu dikukus. Namun, makanan ini sering ditemui karena proses pembuatannya yang terbilang mudah.

3. Wajik
Beras ketan yang telah dimasak kemudian dicampur dengan adonan gula merah. Dahulu wajik dibungkus menggunakan daun pisang seperti kue tradisional pada umumnya, tapi kini wajik hanya dibungkus kecil-kecil menggunakan plastik.

4. Serawo
Beras ketan dimasak bersama santan hingga menyerupai nasi. Kuahnya terbuat dari gula merah yang ditambah dengan bawang putih dan bawang merah agar lebih wangi, ada juga yang menambahkan sedikit durian agar lebih gurih.

Makanan tersebut terbuat dari bahan-bahan tradisional yang diolah sendiri, jadi kualitas dan rasanya tidak diragukan lagi. Maka dari itu, ayo segera rasakan nikmatnya makanan tradisional khas daerah kita.

Resmi Hartati, Komunitas Menulis Bengkulu