Kepala BPJS bersama masyarakat menunjukkan kartu JKN-KIS

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Sebanyak 87 jiwa dari 46 Kepala Keluarga (KK) Masyarakat Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara mendaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, mandiri.

Kepala BPJS Seluma, Ricco Anggara mengapresiasi masyarakat Desa Lubuk Resam yang mendaftar BPJS mandiri, karena tidak bergantung pada pemerintah saja.

Dia berharap, agar masyarakat Desa lainnya juga mencontoh masyarakat Desa Lubuk Resam.

“Mereka membayar perorangan. Peserta membayar per KK menggunakan uang masing-masing,” kata Ricco kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Dia mengatakan, memang sebagian besar masyarakat Desa Lubuk Resam telah masuk dalam daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang merupakan bantuan dari pemerintah, seperi JKN KIS dan BPJS Jamkesda.

“Sisanya mendaftar BPJS mandiri,” sambungnya.

Dia menjelaskan, untuk BPJS mandiri menggunakan iuran pribadi dengan besar Iuran Kelas satu, Rp 80 ribu per jiwa perbulan, Kelas dua, Rp 51 ribu per jiwa perbulan dan Kelas tiga Rp 25.500 perjiwa perbulan.

BPJS Seluma saat ini lebih aktif turun ke desa-desa guna melakukan pendekatan, sekaligus mensosialisasikan tentang JKN-KIS.

Diketahui, dari total 209 ribu jiwa jumlah penduduk Kabupaten Seluma, 134 ribu diantaranya telah terdaftar masuk dalam peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Data tersebut, berdasarkan data di BPJS Kesehatan Seluma dimana, terdapat 10952 jiwa masyarakat Kabupaten Seluma yang BPJS nya ditanggung oleh pemerintah Kabupaten dan 84 ribu peserta JKN-KIS dari APBN. [Sepriandi]