PedomanBengkulu.com, Kaur — Maraknya pelaku tindak kejahatan yang sering meresahkan warga pasti tak luput dari peran sinergitas anggota kepolisian yang terus menumpas pelaku tindak kejahatan.

Ironisnya, tidak kejahatan yang terjadi saat ini sering dikabarkan dilakukan oleh anak di bawah umur.

Baru-baru ini Anggota Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kaur mengamankan Anak Baru Gede (ABG) inisial Sa (14) warga Kabupaten Kaur, Rabu (24/10/2018).

Sa yang terbilang masih anak-anak tersebut diamankan polisi lantaran diduga telah melakukan tindak pidana Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) jenis Revo Fit BD 3941WF.

Atas perbuatannya tersebut ia harus berurusan dengan polisi dan saat ini telah diamankan di Mapolres Kaur bersama barang bukti sepeda motor yang diduga hasil tindak kejahatannya.

Kapolres Kabupaten Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SH S IK, melalui Kasat Reskrim Iptu Weli Malau SIK MH saat di konfirmasi, Rabu (24/10/2018), membenarkan terkait adanya pelaku tindak kejahatan yang dilakukan anak di bawah umur tersebut dan saat ini terduga pelaku diamankan di Mapolres Kabupaten Kaur.

“Iya terduga pelaku masih anak-anak dan saat ini telah diamankan di Mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut,” singkat Kasat.

Sementara itu, polisi juga mengamankan oknum pelajar inisial NE (18) warga Jalan Tunggal Kelurahan Sejantung Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang harus berurusan dengan Polisi pasca diciduk Opsnal Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Kepahiang bersama Anggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Kabawetan Kabupaten Kepahiang, Kamis (25/10/2018) sekira pukul 02.00 WIB lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor dengan pemberatan atau penggelapan di Desa Pematang Donok Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

Kapolres Kabupaten Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, mengatakan penangkapan terduga pelaku tersebut berdasarkan Laporan polisi nomor : LP/B- 890 /X/2018/BKL/KPH/SEK KAWE, TANGGAL 22 OKTOBER 2018 .

Dari tangan terduga pelaku polisi mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor jenis Honda Astrea legenda warna hitam tanpa nopol yang sudah berbentuk motor kebun/krempang.

“Untuk tersangka dan barang bukti sudah diamankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh unit Reskrim Polsek Kabawetan,” kata Kasat.

Tindak pidana pencurian sepeda motor memang kerap terjadi. Tak hanya di kota-kota besar, namun juga berkemungkinan di kabupaten-kabupaten.

Dikutip dari situs hondacengkareng.com, sejumlah tips sederhana ini bisa kita lakukan untuk meminimalisir atau paling tidak menyulitkan para pencuri yang ingin mencuri motor.

1. Kunci Stang ke Arah Kanan

Hal ini merupakan hal yang sangat mudah karena kita hanya perlu mengunci stang motor ke arah kanan. Beberapa video di dunia maya juga memperlihatkan bahwa motor dengan posisi kunci stang ke arah kanan akan sulit untuk dibobol maling. Namun, sayangnya metode ini tidak bisa diterapkan pada setiap motor karena motor dari pabrikan selain Honda tidak dapat dikunci menghadap ke kanan.

2. Manfaatkan Teknologi Side Stand Switch

Pencuri motor biasa melakukan aksinya dengan memilih motor yang paling cepat dan gampang dicuri. Maka manfaatkan teknologi Side Stand Switch untuk membuat para pencuri sedikit repot karena harus menggabungkan Side Stand Switch dengan standar tengah motor.

Side Stand Switch merupakan teknologi yang membuat motor tidak bisa dinyalakan saat standar samping diturunkan. Namun harus kembali disayangkan metode ini tidak bisa dipakai oleh semua jenis motor karena beberapa jenis motor tidak memiliki teknologi tersebut.

3. Pasang Pengaman Tambahan

Dengan menambahkan pengaman tambahan pada motor anda, resiko kehilangan motor dari para maling motor akan sedikit berkurang. Hal ini bertujuan untuk membuat repot para maling motor yang sudah mengintai dan mengawasi motor anda. Pengaman tambahan ini dapat berupa gembok yang dikaitkan pada lubang cakram depan dan rantai belakang apabila motor anda berjenis bukan matic. Dan pastikan ketika akan berkendara kembali untuk melepas pengaman tersebut.

4. Mencabut Tutup Busi

Salah hal yang penting mencegah pencurian adalah mematikan pengapian. Hal itu dilakukan dengan mencabut tutup busi pada sepeda motor. Langkah ini dianggap jitu karena motor tak akan bisa dihidupkan tanpa adanya tutup busi. Hanya saja, tip ini sulit digunakan pada motor matik dimana posisi businya tertutup bodi motor.

5. Pasang Alarm

Jika motor anda sudah memiliki fitur alarm tentunya anda tidak perlu lagi memasang alarm tambahan pada motor anda. Jika belum, anda dapat memasangnya di bengkel terdekat. Alarm tambahan yang ada dipasaran saat ini cukup beragam jenis dan cara kerjanya, tapi secara garis besar fungsinya sama yaitu meningkatkan keamanan motor anda.

6. Tempel Stiker atau Tanda “Pengenal”

Ada baiknya motor anda dipasang stiker pengenal yang berbeda dari motor yang lainnya. Hal ini untuk memudahkan pencarian seandainya sepeda motor anda hilang. Selain untuk memudahkan pencarian, tempelan stiker pengenal ini bisa membuat para maling berpikir ulang untuk mencurinya. [Ardiyanto]