PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara -Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung bertindak cepat menangani jembatan Air Seguri, KM 147 + 100 ruas jalan sebelat Ipuh yang putus akibat tergerus air saat hujan deras beberapa waktu yang lalu.

Sehingga jembatan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan.

Bekerja sama dengan Balai Pengawasan Jalan KemenPUPR dan PT Yasa yang sedang bekerja pada ruas jalan tersebut, Dinas PUPR BU memasang gorong-gorong yang memiliki diameter 1 meter serta dipasang berjajar.

“Kita sudah pasang gorong-gorong dan sudah kita timbun dengan tanah dan koral, ini merupakan upaya penanganan darurat sementara agar proses lalu lintas bisa berjalan normal kembali,” ungkap Kadis PUPR BU Heru Susanto ST Senin (29/10/2018).

Ditambahkan Heru bahwa untuk langkah selanjutnya bakal di lakukan pemasangan jembatan darurat rangka Bally (15 meter) dengan memanfaatkan jembatan darurat eks jembatan Ismail yang sekarang letaknya sekitar 15 kilometer dari lokasi jembatan putus tersebut.

“Mengenai proses pemasangan jembatan bally, kita masih berkoordinasi dengan tim P2JN Provinsi Bengkulu,” ujar Heru Susanto.

Kepolisian dari Polres BU ikut berjaga-jaga dan mengamankan arus lalulintas. Tampak sejumlah personil dari Polsek Putri Hijau bersiaga penuh, melakukan pengamanan, agar pengguna jalan dapat melintas dengan lancar. Hal ini dikarenakan jalan tersebut masih bersifat darurat dan sementara.

Sebelumnya terlansir, jembatan sepanjang 10 meter di Desa Pasar Seblat, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 23.00 WIB ambruk.

Jembatan dengan lebar 13 meter itu, merupakan akses penghubung Sumatra Barat – Bengkulu.

Lokasinya tidak jauh dari simpang pintu masuk PT Mitra Puding Mas (MPM).

Jembatan itu ambruk akibat tergerus air dari sungai setempat yang meluap usai diguyur hujan deras.

Sempat terjadi antrean panjang.

“Anggota kita bersama anggota Koramil Putri Hijau melakukan PAM dan Turlalin, terkait putusnya jembatan akibat curah hujan cukup tinggi,” kata Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kapolsek Putri Hijau, AKP A Musrin Muzni di lokasi kejadian.

Sementara diperbaiki, warga yang ingin melintas sempat dialihkan ke jalan lain. [Evi Kusnandar]