PedomanBengkulu.com, Kaur – Kabupaten Kaur merupakan salah satu penghasil batu akik terbaik yang ada di Provinsi Bengkulu bahkan secara nasional sudah diakui.

Di tiga tahun terakhir Industri Kreatif dan kerajinan batu akik yang ada di Kabupaten Kaur geliatnya terhenti secara total.

Di tahun 2013 dan 2014 Pemkab Kabupaten Kaur telah masuk ke ranah ini untuk membantu masyarakat mempromosikan dan memfasilitasi kerajinan batu akik ini.

Pemkab Kabupaten Kaur membangun fasilitas kerajinan di Pondok Pusaka yang dilengkapi dengan pasilitas pengolahan dan pemasaran.

Tapi belum lama fasilitas ini dibangun dan digunakan, pasar batu akik secara nasional drop begitu juga di Kabupaten Kaur.

Saat ini geliat batu akik di Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur mulai bangkit kembali.

Ini terlihat jelas pantauan secara langsung jurnalis Pedoman Bengkulu di lokasi distributor Kulman Hadi di Kepayang Kecamatan Luas dan Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung.

Kulman Hadi saat di temui di kediamanya Sabtu (27/10/2018) menyampaikan bahwa pasar batu akik saat ini sudah mulai bangkit.

“Sudah beberapa bayer dari Cina, Taiwan dan Jakarta yang datang dan memesan beberapa jenis seperti Sulaiman, Cempaka, Teratai dan lain-lain,” katanya.

Ia melanjutkan, warga Bengkulu juga banyak yang mendatangi tempatnya.

“Ada juga pemain lokal yang sudah banyak yang komunikasi dan datang langsung ke sini,” imbuhnya.

Menurutnya, ada beberapa jenis yang dibutuhkan oleh konsumen.

“Intinya yang mereka butuhkan jenis apa pun itu yang pasti sudah mengkristal. Anggota kita saat ini sudah ada yang di lapangan, pengumpul tradisional sudah banyak yang jual sama kita. Saat ini stok batu akik kita dari beberapa jenis lebih kurang 1,5 ton. Mudah-mudahan dalam waktu dekat batu akik akan boming kembali, pangsa pasar sudah mulai bergerak naik,” tandas Kulman. [Feri]