Pedomanbengkulu.com.Kaur – Sidang sengketa Ajudikasi Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legislatif Kabupaten Kaur pada Pemilu 2019 antara Pemohon Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaur dengan Termohon Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaur kembali digelar di Sekreteriat Bawaslu Kaur, Rabu (10/10/2018).

Dalam sidang tersebut dihadiri oleh Bawaslu Kaur, Pemohon dan Kuasa Hukum maupun Termohon dengan Kuasa Hukumnya.

Sidang digelar terbuka untuk umum.

Berdasarkan Keputusan Bawaslu Kaur Nomor: 02/PS/Reg.07.04/IX/2018 menyatakan mengabulkan permohonon pihak pemohon. Berikut hasil keputusan Bawaslu Kaur:

Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa Bawaslu Kaur memeriksa dan menyelesaikan sengketa proses Pemilu, menjatuhkan dan Memutuskan antara lain.

Pertama, Mengabulkan Permohonan Pemohon untuk sebagian.

Kedua, Memerintahkan Pemohon untuk mengganti calon pengganti Perempuan Dapil 2 Kaur sesuai aturan paling lama 7 hari setelah putusan.

Ketiga, Memerintahkan Kepada Termohon untuk melakukan verfikasi kelengkapan, kebenaran dan keabsahan dokumen persyaratan calon dan syarat pencalonan terhadap calon pengganti perempuan yang diajukan pemohon.

Keempat, Memerintahkan kepada Termohon untuk memasukkan Pemohon atas nama M.Hosen B dan Zilkan Mahdi ke DCT DPRD Kaur sepanjang telah diajukan dan memenuhi syarat dan syarat calon perempuan.

Kelima, Memerintahkan Termohon untuk melaksanakan putusan ini.

Ketua Bawaslu Kaur, Tony Kuswoyo saat dikonfirmasi mengatakan keputusan Bawaslu sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami telah melaksanakan putusan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang telah di atur dalam ketentuan regulasi yang ada. Syukur Alhamdulillah sidang telah diputuskan dengan baik,” ujar Toni. [FERI]