Plt Bupati BS Dalam suatu kesempatan membantu warga yang sakit

Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Sektor kesehatan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan (Pemkab BS). Wujud nyatanya dengan menggagas program Bengkulu Selatan Sehat. Melalui program ini Pemkab BS akan merekrut relawan kesehatan di setiap desa.

Selain itu Pemkab juga akan memprioritaskan dan mengarahkan dana Bantuan Sosial (Bansos) untuk membantu warga yang sakit, terkhusus warga yang kurang mampu.

Hal tersebut mengemuka pada rapat pembahasan program Bengkulu Selatan Sehat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah BS, Selasa (2/10/2018).

“Bansos tolong arahkan untuk orang-orang yang benar membutuhkan. Kita banyakkan porsinya untuk kesehatan. Tapi Bansos untuk bidang lain tetap dipertimbangkan. Ke depannya Bansos ini lebih diperuntukkan untuk kemanusiaan,” jelas Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi.

Gusnan juga menyoroti adanya indikasi pemain-pemain proposal Bansos. Dicontohkannya, dirinya menemukan ada kelompok yang menerima Bansos hampir setiap tahun.

“Kurangi Bansos yang berupa bantuan seragam, rebana, seragam group zikir dan sejenisnya. Karena saya pernah temukan ada kelompok yang sudah sering dapat Bansos. Padahal di sisi lain masih banyak orang-orang yang lebih membutuhkan. Misalnya orang-orang yang sakit sudah bertahun-tahun, warga yang ditimpa bencana. Ini mestinya yang menjadi prioritas,” beber Gusnan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Redhwan Arif, menyampaikan akan merekrut lima orang relawan kesehatan di setiap desa. Relawan tersebut nantinya akan dibekali dengan ilmu pengetahuan kesehatan dasar.

“Diantara tugas relawan kesehatan itu memantau dan melihat potensi kerawanan penyakit di desa. Menjadi motivator kesehatan lingkungan di desa. Program ini telah diakomodir dalam APBDP 2018,” tegas Redhwan. [Apdian Utama]