Dalam rangka melakukan evaluasi terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), BPJS Kesehatan Cabang Curup, melaksanakan supervisi ke Puskesmas Kemumu yang terletak di Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (22/3/2018) yang lalu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membahas perihal Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBKP) dan updating terkait profilling data sekaligus mengenalkan KESSAN (Kesan Pesan Peserta setelah Layanan).

“Salah satu agenda dalam supervisi ini adalah memperkenalkan Aplikasi Mobile JKN – KESSAN kepada seluruh FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Curup,” kata Syafrudin.

Menurut dia, Aplikasi KESSAN merupakan alat bantu yang dikembangkan BPJS Kesehatan untuk mengetahui tingkat kepuasan peserta yang berkunjung ke FKTP.

“Peserta JKN dapat memberikan penilaian termasuk keluhan dan saran atas pelayanan kesehatan yang diterimanya, penilaian tersebut akan menjadi evaluasi bagi FKTP untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang diberikan,” ujarnya.

Syafrudin juga mengatakan bahwa aplikasi ini dibuat untuk memastikan setiap peserta yang datang berobat mendapatkan hak nya. Dan jika tidak sesuai, mereka bisa melaporkan dengan aplikasi KESSAN ini.

“Besar harapan kami, aplikasi ini di support oleh FKTP secara penuh. Aplikasi KESSAN merupakan sebuah upaya untuk membantu FKTP meningkatkan layanan JKN Bagi Peserta,” pungkasnya.

Dilain sisi, Kepala Puskesmas Kemumu, Farniti, menyatakan bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk melakukan perubahan agar pelayanan yang diberikan.

“Puskesmas Kemumu mengakui bahwa capaian KBKP Tahun 2017 masih rendah. Hal ini diakibatkan belum singkronnya jumlah peserta Prolanis dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta Prolanis yang mengakibatkan masih rendahnya capaian RPPB. Selain itu, Puskesmas juga masih terkendala akan ketersediaan bahan medis habis pakai, sehingga angka rujukan masih tinggi. Tapi kami tetap berkomitmen untuk melakukan perubahan agar pelayanan yang diberikan bisa lebih baik,” ujar Farniti. [Nurhas Bunaida]