Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sejatinya mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di desa.Untuk itu BUMDes dituntut untuk terus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat desa.

Seperti halnya yang dilakukan oleh BUMDes Rantaman Desa Muara Danau Kecamatan Seginim yang mengembangkan potensi peternakan sapi.
Melalui Dana Desa tahun 2018, Pemerintah Desa Muara Danau mengalokasikan anggaran Rp262 juta untuk pengembangan usaha peternakan sapi melalui BUMDes.

Peternakan sapi tersebut juga akan dilengkapi dengan mesin pengolah makanan sapi.

“Desa kami ini sangat cocok untuk ternak sapi, karena sumber makanan ternak yang melimpah. Masyarakat di sini banyak yang menanam jagung, daun jagung yang sudah dipanen itu akan dimanfaatkan untuk pakan ternak. Selain itu, juga bisa mengembangkan rumput khusus pakan ternak,” jelas Kepala Desa Muara Danau, Murman.

Untuk tahap awal, BUMDes Muara Danau baru akan mengolah 20 ekor sapi` Ke depannya, menurut Kades, dirinya memilki rencana untuk membuat kandang sapi skala besar. Sehingga kandang tersebut juga bisa digunakan untuk ternak-ternak milik masyarakat.

“Saya punya impian, BUMDes juga menerima mengelolah ternak milik masyarakat. Kandangnya BUMDes yang siapkan, pakannya juga BUMDes, masyarakat yang bayar jasa ke BUMDes. Ini juga sebagai upaya untuk penertiban hewan ternak agar tidak berkeliaraan,” beber Kades.

Selain mengembangkan usaha peternakan sapi, BUMDes Rantaman juga memiliki usaha ‘Warung BUMDes’ yang menyediakan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat.

Ke depannya ‘Warung BUMDes’ ini diwacanakan bisa menampung hasil pertanian warga, seperti jagung, gabah dan tanaman palawija lainnya.

“Kami tidak main-main dalam pengembangan BUMDes ini, tidak tanggung-tanggung di tahun 2018 ini 40 persen Dana Desa kami alokasikan untuk pengembangan dan penguatan BUMDes,” demikian Kades. [Apdian Utama]