Bupati Seluma, Bundra Jaya

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Bupati Kabupaten Seluma, Bundra Jaya menegaskan, bagi Aparatur Sipil Negera (ASN) Kabupaten Seluma, yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pilleg) harus mundur dari ASN.

Hal itu kata dia, sesuai aturan yang berlaku. Jika tidak mundur, pemerintah daerah akan mengambil langlah tegas.

“Kita sesuai aturan yang berlaku. Kalau mau caleg ya mengundurkan diri dulu dong. Harus pilih salah satu,” kata Bundra kepada wartawan, Senin (08/10/2018).

ASN yang mencalonkan diri tegas dia, harus menentukan pilihan. Mencalon harus mundur dari ASN atau tetap menjadi ASN tapi tidak ikut nyaleg.

“Kalau PNS mau Caleg harus berhenti. Itu aturan,” tambah dia.

Terkait status kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Seluma, yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Caleg DPRD Provinsi Dapil Seluma, Bundra mengaku secara teknis adalah kewenangan KPU.

Sebab, ASN tersebut tidak pernah menyampaikan surat pengunduran diri dari ASN.

“Kalau mereka tanpa sepengatahuan Bupati dan Sekda, ya tanggung sendiri akibatnya. Ikuti aturan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Dukcapil Seluma, Hercules Jeraim masuk dalam DPT Caleg DPRD Provinsi Dapil Seluma dari partai PKS. KPU Provinsi Bengkulu secara resmi telah mengumumkan Hercules masuk dalam DPT.

Namun, statusnya masih sebagai ASN aktif. Hercules sebelumnya pernah menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan surat pengunduran diri sebagai caleg ke partai PKS namun surat tersebut masuk setelah ditetapkannya DCT.

KPU Provinsi, belum menerima salinan surat pengunduran diri Hercules Jeraim sebagai Caleg. [Sepriandi]