PedomanBengkulu.com, Kaur – Pemkab Kabupaten Kaur melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Kaur melakukan press release perihal rasionalisasi di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan serta Pembentukan Tim Evaluasi dan Monitoring di Kantor BKD-PSDM Kaur, Jumat (19/10/2018).

Hadir dalam acara ini Pelaksana Tugas (Plt) BKD-PSDM Kaur, Ketua Tim Monev, Kabid Binap dan Kabid Mutasi.

Plt Kepala Dinas BKD-PSDM Kabupaten Kaur Asman Suhadi menyampaikan bahwa atas nama Pemkab Kabupaten Kaur Dinas PSDM Kaur akan merasionalisasi penataan fungsional guru, tenaga kesehatan dan melakukan evaluasi dan monitoring.

“Mulai hari ini 19 Oktober 2018 rasionalisasi akan dilakukan sampai 31 Desember 2018,” katanya.

Ia menjelaskan, penataan fungsional guru akan dilakukan sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki agar jangan sampai ada penumpukan guru di salah satu sekolah SD atau SMP.

“Jam mengajar harus ada pemerataan, kapasitas murid yang diajar harus sesuai dengan standar yang ada,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan akan adanya penempatan ulang bagi para guru.

“Guru akan dilakukan penempatan sesuai wilayah tempat tinggal yang bersangkutan. Asas geografis dan wilayah akan kita jadikan acuan untuk penempatan biar rentan waktu antar sekolah dengan tempat tinggal guru tidak terlalu lama,” ujarnya.

Ia menambahkan, BKD-PSDM Kaur akan bekerjasama dengan Diknas Kaur serta Dinas terkait lainnya untuk melakukan rasionalisasi. Untuk Dinas Kesehatan Kaur akan dilakukan pemerataan tenaga kesehatan di setiap Desa Kabupaten Kaur agar jangan sampai ada penumpukan di Puskesmas.

“Tenaga kesehatan harus ada di Desa untuk melayani masyarakat. Jangan sampai Desa yang sulit di jangkau tidak ada tenaga medisnya. BKD-PSDM Kaur akan berkerjasama dengan Dinkes Kaur untuk melakukan rasionalisasi ini,” tukasnya.

Ia juga menuturkan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kaur juga akan dilakukan evaluasi dan monitoring. Tim Monev yang terbentuk di BKD PSDM Kaur akan turun langsung mengawasi ASN di unit-unit kerja Kabupaten Kaur.

“Tingkat kedisiplinan ASN di setiap unit akan di absen setiap bulan Tim Monev akan mengambil absen tersebut,” ujar Asman. [Feri]