PedomanBengkulu.com, Kaur – Perjuangan honorer katagori II (K2) Kabupaten Kaur terus berlanjut untuk di angkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Saat ini ada 293 orang lagi honorer K2 yang belum diangkat dari total 381 orang.

Sampai di tahun 2018 ini belum ada kejelasan status honorer Katagori II Kaur.

Padahal, pendaftaran sudah ditutup bahkan sudah pengumuman seleksi administrasi di BKD-PSDM Kaur.

Koordinator Daerah Forum Honorer Katagori II Kaur, Malhadi SH, Minggu (21/10/2018) menyampaikan saat ini perwakilan Honorer K2 Kaur baru pulang dari Jakarta Koordinasi ke BKN dan Kemenpan-RB bersama Ketua DPRD Kaur Jailani.

“Kami meminta DPRD Kaur untuk memanggil Bupati Kabupaten Kaur, Sekda Kabupaten Kaur, BKD-PSDM Kaur, DPPKAD Kaur, Inspektorat Kaur dan pihak terkait lainnya,” kata dia.

Ia berharap DPRD Kaur dapat menyelesaikan aspirasi yang mereka sampaikan.

“Kami sangat mengharapkan di hari Rabu tanggal 24 Oktober 2018 dalam acara Rapat Paripurna DPRD dalam membahas masalah K2 Kabupaten Kaur yang masih meninggalkan beberapa masalah agar tidak jadi bumerang di Pemkab Kabupaten Kaur dan bagi Honorer K2 Kabupaten Kaur,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada setiap honorer K2 menjaga kekompakkan.

“Saya meminta kepada seluruh honorer K2 Kabupaten Kaur untuk tetap solid dan bersatu dalam perjuangan ini,” ungkapnya.

Almahdi menambahkan, honorer K2 tidak bisa lagi diminta untuk bersabar menunggu.

“Kita tidak bisa menunggu lagi. Sampai kapan kita menunggu secepatnya kita harus di angkat menjadi Pegawai Negeri Sipil,” ujar Almahdi. [Feri]