PedomanBengkulu.com, Kaur – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaur  menggelar rapat koordinasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kaur untuk penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 1 (DPTHP-1) Kaur 2019.

Saat ini masih banyak masyarakat Kaur yang belum melakukan perekaman e-KTP dan diperkirakan ada sekira 10 persen dari jumlah penduduk yang sudah memilih.

Untuk itu ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk pembenahan data pemilih di Pemilu 2019 seperti, sinkronisasi data pemilih antara KPUD Kaur dan Dukcapil Kaur harus sinergi untuk validasi data pemilih yang akurat.

Karena banyak temuan PKK di tingkat bawah yang tidak memenuhi syarat seperti data ganda, pemilih yang sudah meninggal, pindah domisili, tidak sinkronnya data KK dan NIK.

Untuk mengatasi persoalan itu, Bawaslu perlu melakukan penelusuran. Harus dilakukan faktualisasi lapangan alamat dan KTP pemilih secara langsung.

Sementara itu, KPU juga harus menganalisa kembali potensi DPT ganda termasuk data dalam DPTHP yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih dan kemungkinan pemilih yang belum termasuk dalam DPTHP.

Ketua KPUD Kaur Mexxy Rismanto, SE. menyampaikan pentingnya data yang akurat dan komprehensif dalam pemuktakhiran data pemilih. Untuk memastikan seluruh masyarakat Kaur yang berhak memilih dapat menyalurkan hak konstitusional sebagai warga nnegar.

Kami akan lakukan pencermatan langsung ke lapangan mengidentifikasi dan verifikasi secara faktual. Dan kami telah berkerjasama dengan pihak Desa, kecamatan dan Dukcapil Kaur untuk menyingkronkan data ppemili,” ujar Mexxy [Feri]