Walikota Bengkulu saat menyerahkan bantuan kepada Relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) Bengkulu yang mendirikan Posko Bencana di Palu.

PedomanBengkulu.com, Palu – Walikota Bengkulu H Helmi Hasan mengunjungi Palu, Sulawesi Tengah, bersama pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kota Bengkulu, Jumat (12/10/2018).

Dalam kesempatan ini, Walikota menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp250 juta bagi korban gempa dan tsunami di sejumlah titik.

“Ini bantuan dari masyarakat Kota Bengkulu, kita serahkan langsung ke saudara kita di Palu, jangan lihat besar kecilnya. Ini murni sebagai bentuk solidaritas dan kasih sayang kami dari Bengkulu terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah,” kata Helmi Hasan di Palu, Jumat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung ke Pemerintah Kota Palu yang diterima langsung oleh pasangan Walikota Hidayat Lamakarate dan Sigit Purnomo. Selain itu sebagian bantuan diserahkan langsung ke titik-titik posko dan relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) Bengkulu.

Walikota Bengkulu saat berdialog dengan Walikota dan Wakil Walikota Palu.

Helmi menjelaskan, Pemerintah Kota Bengkulu sesaat setelah mendengar musibah tersebut berencana langsung terbang ke Palu. Namun karena kendala penerbangan yang belum pulih sepenuhnya, membuat Walikota bersama sejumlah pejabat di pemerintahan berangkat pada 9 Oktober 2018.

“Tetapi kita sudah kirim lebih dulu ralawan pemuda kita, Wahana Muda Indonesia, pada hari kedua pasca gempa,” tutur Walikota.

Helmi menekankan bahwa warga Kota Bengkulu sangat berduka dengan kejadian ini.

“Kami mewakili seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk menyampaikan bela sungkawa dan simpati. Semoga musibah ini menjadi asbab hidayah dan ampunan bagi warga masyarakat Sulteng,” ungkap Helmi.

Walikota Bengkulu berfoto bersama Walikota dan Wakil Walikota Palu.

Helmi mengajak kepada warga masyarakat untuk ikut mensukseskan aksi tolak bala pada Hari Pahlawan 10 November 2018 dalam bentuk 10 Juta Doa Umat untuk Negeri.

“Kami mengajak mari sama-sama kita tingkatkan ilmu, iman dan amal kita. Semoga ini menjadi momentum untuk memakmurkan masjid agar kebahagiaan dan kemuliaan dapat kita raih,” ucap Helmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Medi Pebriansyah, menyebutkan, ada beberapa tempat yang dikunjungi oleh Walikota bersama rombongan.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat menyerahkan bantuan uang tunai di kawasan Petobo, Sulteng, Jumat (12/10/2018).

Kunjungan awal melihat kondisi korban, berawal dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Sebanyak 164 korban yang mendapat bantuan dan perawatan di Pondok Pesantren Immim.

“Disana, Kota Bengkulu juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang tunai,” katanya.

Kota Bengkulu, lanjut dia, memberikan bantuan bagi korban dalam bentuk uang tunai karena dianggap lebih efisien, bisa dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan yang tepat bagi korban.

Pantauan di lapangan, Kota Palu masih sunyi dari aktifitas ekonomi dan pemerintahan. Meski sudah ada yang buka, sejumlah toko masih terlihat tutup.

Kawasan Petobo dan Balaroa tampak remuk dengan tanah. Masih banyak korban jiwa yang belum ditemukan di dua kawasan tersebut. [Media Center Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu/Eva De]