PedomanBengkulu.com – Pegawai honorer inisial ME (27) warga Kelurahan Kandang Limun Kecamatan Muara Bangkahulu diciduk pada hari Selasa tanggal 16 Oktober 2018 lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Arci Warga Kelurahan Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu dan Jodi Warga Kelurahan Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu menggunakan senjata tajam di warung tuak Kawasan Kelurahan Muara Dua Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu pada Minggu 14 Oktober 2018.

Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru melalui Kompol Farouk Minggu (21/10/2018) mengatakan kejadian tersebut berawal ketika tersangka dan korban terlibat adu mulut hingga berujung dengan perkelahian antara tersangka dan kedua korban yang juga diduga dibantu oleh teman korban lainnya, sehingga tersangka mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan mengayunkan senjata tersebut hingga korban terluka. Karena kondisi korban yang terluka akibat serangan tersangka kemudian korban menghindar dan tersangka melarikan diri.

“Motif tersangka melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam karena awalnya tersangka berkelahi hingga dikeroyok oleh rombongan korban sehingga tersangka mengeluarkan senjata tajam dan mengayunkan ke arah rombonga korban,” ujar Waka Polres.

Atas kejadian tersebut korban Arci mengalami luka robek pada bagian leher belakang, luka robek di bagian tangan, dan luka robek di bagian punggung. Sementara korban Jodi mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri dekat telinga dan luka robek di bagian bibir atas.

“Barang bukti yang kita amankan satu buah gagang pisau warna coklat yang terbuat dari kayu. Pelaku ini dijerat pasal 351 jo undang undang darurat nomor 12 tahun 1951,” kata Waka Polres. [Ardiyanto]