Jubir Kemendagri, Bahtiar

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) sekaligus juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, mengatakan pihaknya telah menerima petikan asli dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Gubernur Bengkulu non aktif, Ridwan Mukti pada 10 Oktober 2018 kemarin.

Setelah kasus tersebut inkracht, dapat dipastikan Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah akan segera menggantikan posisi Ridwan Mukti selaku Gubernur Bengkulu. Untuk saat ini, kata Bahtiar Surat Keputusan (SK) pelantikan tersebut masih dalam proses di Kemendagri.

“Keterangan dari direkrut konsultasi daerah bahwa petikan Surat Keputusan asli dari Pengadilan Tindak Pidana Kirupsi (Tipikor) baru diserahkan kemarin tanggal 10 Oktober 2018 oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Bengkulu kepada direktorat fasilitasi kepala daerah dan ditjen otonomi daerah,” ujar Bahtiar, Kamis (11/10/2018).

Dijelaskan Bahtiar, pihaknya masih dalam tahap proses pengajuan pelantikan Rohidin Mersyah kepada Presiden.

“Jadi tentunya baru hari ini baru bisa kami proses pengajuan di prosesi kementerian dalam negeri kepada bapak Presiden, sesuai dengan tahapan tahapan dan ketentuan yang berlaku,” kata Bahtiar.

Setelah keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi Ridwan Mukti maka Gubernur Bengkulu non aktif tersebut terbukti secara sah melakukan korupsi dengan pidana penjara selama 9 tahun sesuai putusan banding yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim MA Krisna Harahap pada 17 September 2018 lalu. [Ardiyanto]