PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Rapat progres penataan kampung bahari Pulau Baai bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (ATR/BPN) RI dilaksanakan di Kampung Bahari, Pulau Baai, Bengkulu pada Jumat (26/10/18).

Sofyan A. Djalil selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional mengatakan kedatangannya untuk memenuhi janji pak presiden yaitu penataan tanah.

“Jadi teman-teman sekalian, saya datang kemari terutama adalah untuk melaksanakan janji pak presiden yaitu ada tanah yang harus dilepaskan oleh Pelindo dan akan disertifikatkan untuk masyarakat. Tahun ini kita akan keluarkan sertifikat sebanyak 85.000 bidang tanah masyarakat. Tadi kita sudah rapat secara teknis apa masalah-masalahnya, yang terpenting harus di identifikasi ada siapa yang tinggal di situ dan berapa yang tinggal di lokasi itu, kita sudah mempunyai data awal jadi tinggal di sertifikasi nantinya, Tetapi tetap saja tentu ada batas maksimum yang terpenting sudah di ketahui masyarakat, maka dari itu kami datang kesini diharapkan akan cepat tuntas, ” ujarnya, Jumat (26/10/18).

Ada dua tahap penataan, yang pertama adalah akan di identifikasi yang eksisten semua akan diukur dan disertifikatkan tanah dilegalisasi sedangkan yang ke 2 adalah ada tanah tangan kosong di sana harus di relokasi. Kemudian orang-orang yang tinggal akan menjadi ekonomi khusus akan disepakati.

Dilanjutkan Sofyan A. Djalil menguraikan rencana-rencana ke depannya untuk menjadikan Pulau Baai menjadi pelabuhan industri.

“Kita ingin membangun potensi perikanan yang ada di Bengkulu. Bengkulu ini menurut saya potensinya luar biasa, pelabuhannya bagus sekali dan saya rasa di Pulau Sumatera ini Pulau Baai di Bengkulu yang paling bagus. Ada juga kawasan yang dimiliki Pelindo sangat luas sekali. Rencana ke depan akan dijadikan ekonomi khusus di Pulau Baai sekarang sedang dalam proses apabila ingin dijadikan ekonomi khusus di pelabuhan besar dan pelabuhan industri di Pulau Baai maka masalah tanah-tanah harus sudah selesai, dalam rangka janji presiden kita akan menata tanah-tanah yang ada di sekitar pelabuhan ini tentu semua perlu ada renovasi untuk teknisnya kita akan laksanakan lebih detail lagi. Diharapkan penataan tanah-tanah di sini akan cepat selesai,” tandasnya. [Mitha]